HOLOPIS.COM, JAKARTA – Setiap tanggal 21 Juni, masyarakat di berbagai negara memperingati Hari Yoga Sedunia atau International Day of Yoga. Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai manfaat yoga bagi kesehatan fisik, mental, dan spiritual.
Meski kini dipraktikkan di berbagai belahan dunia, yoga sebenarnya merupakan tradisi kuno yang berasal dari India. Kata “yoga” berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti menyatukan atau menghubungkan, menggambarkan harmoni antara tubuh, pikiran, dan jiwa.
Penetapan Hari Yoga Sedunia berawal dari pidato Perdana Menteri India, Narendra Modi, dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September 2014. Saat itu, Modi mengusulkan agar dunia memiliki satu hari khusus untuk merayakan dan mempromosikan yoga sebagai warisan budaya sekaligus sarana meningkatkan kesehatan masyarakat.
Usulan tersebut mendapat sambutan luas dari negara-negara anggota PBB. Pada 11 Desember 2014, Majelis Umum PBB secara resmi mengadopsi Resolusi 69/131 yang menetapkan 21 Juni sebagai Hari Yoga Sedunia. Resolusi tersebut didukung oleh 175 negara anggota, salah satu tingkat dukungan tertinggi dalam sejarah PBB.
Mengapa Diperingati Setiap 21 Juni?
Tanggal 21 Juni dipilih bukan tanpa alasan. Di belahan bumi utara, tanggal tersebut bertepatan dengan titik balik matahari musim panas (summer solstice), yaitu hari terpanjang dalam setahun.
Dalam tradisi yoga, momen tersebut dianggap memiliki makna khusus yang berkaitan dengan energi, keseimbangan, dan transformasi diri. Karena itu, tanggal tersebut dinilai tepat untuk menjadi simbol penyebaran filosofi yoga ke seluruh dunia.
– Advertisement –
Hari Yoga Sedunia pertama kali diperingati pada 21 Juni 2015. Perayaan perdana digelar di berbagai negara, termasuk India, Amerika Serikat, Prancis, China, Thailand, Malaysia, dan Korea Selatan. Di New Delhi, ribuan orang mengikuti sesi yoga massal yang bahkan mencatat rekor dunia.
Sejak saat itu, Hari Yoga Sedunia terus diperingati setiap tahun melalui berbagai kegiatan, mulai dari sesi yoga bersama, seminar kesehatan, lokakarya, hingga kampanye gaya hidup sehat.
Peringatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga simbol pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental di tengah kehidupan modern yang semakin sibuk.
Kini, lebih dari satu dekade setelah pertama kali diperingati, Hari Yoga Sedunia telah berkembang menjadi gerakan global yang melibatkan jutaan orang di berbagai penjuru dunia. Yoga tidak lagi dipandang sekadar latihan fisik, melainkan juga sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan secara menyeluruh.