HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto untuk kesekian kalinya membanggakan kesuksesan program MBG (makan bergizi gratis) dalam membuka lapangan pekerjaan di Indonesia.
Saat groundbreaking di Jawa Tengah pada Rabu (29/4), Presiden Prabowo menyebut program tersebut sudah membangkitkan perekonomian nasional. Tak hanya MBG, program Koperasi Merah Putih pun disebut Presiden Prabowo juga berpotensi serupa.
– Advertisement –
“Tiap desa ada SPPG, ada dapur. Kalau ada kekurangan kita tindak. Secara garis besar ini membangkitkan ekonomi. Satu dapur menciptakan 50 orang bekerja. Kalau nanti sudah berjalan 30 ribu dapur, artinya 1,5 juta orang bekerja,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.
“Koperasi Merah Putih akan ada 81 ribu. Satu koperasi mempekerjakan 18 orang. Delapan puluh ribu kali 18 [orang] Anda hitung sendiri, satu juta sekian juga lebih,” tambahnya.
– Advertisement –
Berbagai program itu menurut Presiden Prabowo, semata-mata untuk mengembalikan uang rakyat yang telah disetor melalui pajak.
“Jadi tadi itu adalah untuk mengembalikan arus kekayaan yang keluar negeri. Kita balikkan sekarang, kita gelontorkan ke rakyat,” ujarnya.
Presiden Prabowo kemudian merasa heran ketika masih ada sejumlah pihak yang nyinyir dengan upayanya tersebut. Terlebih, ketika dirinya berusaha menyelamatkan uang yang berpotensi dikorupsi oleh para oknum.
“Apa yang salah? Apa yang salah kalau Presiden Republik Indonesia dan pemerintah yang dia pimpin ingin menggelontorkan uang kepada rakyatnya sendiri? Yang salah apa?” ucapnya.
“Uang ini adalah uang yang kita hemat dari korupsi. Uang yang tadinya pasti dikorupsi, kita tahan, kita realokasi, kita gelontorkan ke rakyat. Salahnya apa?” tegasnya.
Presiden Prabowo kemudian bersikeras bahwa dirinya akan tetap mempertahankan program tersebut demi kepentingan rakyat Indonesia.
“Saya merasa saya berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di pihak rakyat Indonesia. Siapa yang tidak di pihak rakyat, silakan. Saya terus, saya selalu akan berada di pihak bangsa dan rakyat Indonesia,” tandasnya.
– Advertisement –