
JABAR EKSPRES – Komisi V DPRD Jawa Barat mendesak pengamanan status lahan sekolah yang masih numpang di aset desa. Harapannya lahan itu bisa ditukar guling atau mekanisme lain agar tak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat George Edwin Sugiharto mencontohkan, kondisi tersebut masih banyak ditemui di wilayah Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah X. Wilayah yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan.
Setidaknya ada 33 unit sekolah baik SMA maupun SMK yang masih berdiri di aset desa. “Jadi masih status sewa, ” tuturnya, Rabu (29/4).
Baca Juga:Siswa SMP di Tasikmalaya Duel di Belakang Sekolah, Diduga Dipicu Laga Bola dan ProvokasiSerunya Ratusan Anak di Kecamatan Sukaraja Unjuk Bakat pada Gebyar Kreativitas
George melanjutkan, kondisi itu tentu tak bisa dibiarkan begitu saja. Sehingga butuh solusi yang cepat dari Pemprov. Misalnya dengan tukang guling.
“Ini jadi perhatian. Ada 33 SMA dan SMK yang lahannya milik desa, sehingga provinsi masih harus mengeluarkan biaya sewa, ” katanya.
Selain menyampaikan ke pihak dinas, George juga bakal berkoordinasi lintas komisi. Khususnya komisi I karena persoalan aset ada di bawah perhatian Komisi I.
Ia berharap persoalan aset semacam itu bisa segera diselesaikan. Sehingga ada kepastian hukum terkait status lahan sekolah. “Harapan kami masalah sewa lahan desa ini bisa segera tuntas. Bisa melalui mekanisme rislah atau tukar guling lahan dengan provinsi,” cetusnya.
Sekolah yang berada di atas lahan milik pihak lain itu berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari. Dan masalah itu telah beberapa kali terjadi.
Seperti kasus SMAN 1 Kota Bandung yang sampai ke meja hijau. Ataupun kasus senada yang terjadi di SMAN 13 Bandung.
Aset sekolah berstatus numpang itu sebenarnya tidak sedikit di Jawa Barat. Misalnya mengacu data Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait keuangan Pemprov tahun anggaran 2023, tercatat ada 228 sekolah yang masih berstatus numpang atau berdiri di atas tanah milik pihak lain. Rinciannya, 111 SMAN, 86 SMKN, dan 31 SLBN.(son)