Plafon Dua Ruang Kelas SMK Negeri 1 Soreang Roboh, Lima Siswa Luka Ringan – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Plafon dua ruang kelas 10 di gedung baru SMK Negeri 1 Soreang, Desa Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, ambruk saat hujan deras disertai angin kencang pada Senin (27/4/2026) sore.

Dalam peristiwa tersebut menyebabkan lima siswa mengalami luka ringan.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian tersebut dan langsung menuju lokasi kejadian perkara (TKP).

“Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada atap yang roboh di ruang kelas SMKN 1 Soreang. Kemudian kami langsung ke TKP dan benar adanya,” ujar Aldi saat ditemui di lokasi.

Baca Juga:Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Bogor Naik Tahap, 13 Saksi DiperiksaPedagang Direlokasi ke Rest Area Gunung Mas Mengeluh Sepi, Penghasilan Kerap Nol Rupiah

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bangunan tersebut merupakan ruang kelas baru yang baru diserahterimakan pada Desember lalu oleh KCD (Kantor Cabang Dinas) Wilayah 8 Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Total terdapat enam ruang kelas baru, namun dua diantaranya mengalami kerusakan parah akibat atap yang roboh.

Aldi mengungkapkan, saat kejadian salah satu ruang kelas sedang digunakan untuk kegiatan belajar.

“Tadi kami mendapat informasi dari kepala sekolah, di satu kelas sedang ada siswanya. Terdapat lima orang siswa yang mengalami luka-luka ringan,” katanya.

Ia menjelaskan, para korban terdiri dari empat siswi dan satu siswa. Salah satu siswa mengalami luka di tangan saat berupaya menyelamatkan diri dari reruntuhan.

“Yang laki-laki tangannya luka karena membuka atap yang roboh untuk menyelamatkan diri. Sedangkan empat siswi lainnya mengalami trauma, histeris, dan ada yang kepalanya sedikit bengkak,” jelasnya.

Meski demikian, secara umum kondisi para siswa dinyatakan baik dan telah mendapatkan penanganan dari unit kesehatan sekolah. Mereka juga telah diizinkan pulang.

Baca Juga:Sirnas Padel 2026 Sukses Digelar, Ahmad Luthfi: Ajang Pengembangan Atlet dan Sport TourismJakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Pertahankan Gelar Lewat Dua Kemenangan Final

“Secara umum semuanya terlihat masih sehat. Tadi juga minta untuk diantar pulang menggunakan mobil polisi,” tambah Aldi.

Untuk kepentingan penyelidikan, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Aldi menegaskan, pihaknya akan mendalami penyebab robohnya atap tersebut.

“Kami memasang garis polisi untuk melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. Nanti akan kami dalami sejauh mana penyebabnya,” tegasnya.

Leave a Comment