
JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Dadang Supriatna menjenguk YTR (29) perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung yang menjadi korban dugaan penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya yang saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (22/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Dadang mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa warga Kabupaten Bandung tersebut. Ia juga mendengarkan langsung kronologi kejadian dari keluarga korban.
“Saya merasa prihatin dan turut berduka atas kejadian yang luar dugaan ini. Tadi saya juga mendengar langsung dari orang tua korban yang menyampaikan kronologis dan berbagai hal terkait peristiwa tersebut,” kata Dadang di RSHS Bandung.
Baca Juga:Bupati Garut Warning SKPD, Evaluasi Kinerja Tak Boleh Lambat DitindaklanjutiPembangunan Sudah 90 Persen, Jembatan Darurat WIKA di Klapanunggal Bogor Ambruk
Menurutnya, kasus tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar meningkatkan kepekaan sosial dan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bandung akan membantu proses pemulihan korban, termasuk mengupayakan penyelesaian administrasi pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dadang juga meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap pelaku.
“Saya juga meminta kepada Polda Jawa Barat untuk segera menyelesaikan kasus ini, membantu mengungkap serta menangkap pelaku yang tentunya sangat mengerikan,” ujarnya.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat, khususnya warga Kabupaten Bandung dan Jawa Barat, untuk lebih waspada agar kejadian serupa tidak terulang.
“Tetap waspada dan berhati-hati terhadap anak-anak kita. Jangan sampai lengah dan jangan sampai terjadi lagi kejadian serupa,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauannya, kondisi korban saat ini mulai menunjukkan perkembangan positif meski masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi.
Baca Juga:Kemarau Mulai Berdampak, Lebih dari 1.200 Warga Bogor Alami Krisis Air BersihKorsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu, Dua Rumah di Salawu Hangus Dilalap Si Jago Merah
“Tadi korban sedang beristirahat di ruang isolasi dan didampingi oleh ibunya. Secara pribadi, saya melihat kondisinya sudah menunjukkan perkembangan yang lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur SDM dan Pendidikan RSHS Bandung, dr. Fitra Hergyana, mengatakan rumah sakit telah membentuk tim khusus untuk menangani kondisi kesehatan korban.
Menurut Fitra, kondisi pasien berangsur membaik dan saat ini fokus penanganan masih diarahkan pada pemulihan kondisi fisik sebelum menjalani tindakan medis lanjutan.
“Secara medis, alhamdulillah kami telah membentuk tim yang menangani kesehatan pasien. Saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik dan mudah-mudahan dapat segera pulih,” kata Fitra.