
JABAR EKSPRES – PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati masih menunggu keputusan terkait wacana Pembentukan Kawasan Industri Militer di kawasannya yang diungkapkan Plt Direktur BIJB, Ronald H. Sinaga, Jumat (24/4).
Ronald menguraikan, keputusan itu ada di tangan sejumlah pihak mulai dari tingkat kementerian maupun Pemerintah Daerah.
“Posisi kami di sini sebagai penerima. Para pihak penentu adalah Kemenhan maupun pihak TNI sendiri, ” jelasnya kepada Jabar Ekspres, Jumat (24/4).
Baca Juga:Dua Kloter Jemaah Haji Cimahi Berangkat April–Mei 2026 via Bandara KertajatiKomisi III Desak Langkah Cepat Kebijakan Tata Kelola Bandara Kertajati
Ronald melanjutkan, kalau memang akhirnya diputuskan bakal dieksekusi maka juga hal bagus. Secara lahan, BIJB Kertajati telah memiliki kesiapan.
“Kalau memang mereka mau melihat keadaan BIJB yang seperti ini dan lahan tersebut bisa dipergunakan, itu bagus. Karena kami memiliki tanah yang sudah tersedia, tinggal nanti disesuaikan dengan kebutuhan,” sebutnya.
Namun menurut Ronald, pembangunan Industri Militer nampaknya sulit jika benar-benar berada dalam Bandara.
“Kemungkinan kalau direalisasikan bisa di tanah yang di luar Bandara. Karena master plan Bandara Kertajati juga disetujui Kemenhub,” jelasnya.
Bandara komersil nampaknya akan sulit jika langsung berdekatan dengan industri Militer karena perlu mempertimbangkan radius keamanan juga sehingga perlu beberapa penyesuaian.
Untuk merealisasikan ide itu maka perlu duduk bersama mulai dari Kemenhan, Kemenhub maupun Pemerintah Daerah.
“Kalau memang usulan bagus dari Pak Gubernur itu disepakati oleh para pihak, ya kita jalankan. Kami sudah siap tempatnya,” cetusnya.
Baca Juga:Pasokan Dalam Negeri Stabil, Kementan Targetkan Produksi Gula Kristal Putih 3,04 Juta Ton pada 2026Incar Peluang Besar, Danantara Bidik Investasi Energi ke Singapura Senilai 30 Miliar Dolar
Sementara itu, ide menjadikan Kawasan BIJB Kertajati menjadi industri Militer atau pertahanan disampaikan langsung Gubernur Dedi Mulyadi. Misalnya saat Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Sustainable Aerospace Park Kertajati di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (20/11/2025) lalu. (son)