
JABAR EKSPRES – Media sosial dihebohkan dengan sebuah video viral yang memperlihatkan seorang balita merayap di atas atap rumah.
Aksi menegangkan tersebut membuat warga sekitar panik dan berteriak histeris karena khawatir anak itu terjatuh.
Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan langsung menyita perhatian publik setelah videonya tersebar luas di berbagai platform media sosial.
Baca Juga:Bansos PKH BPNT April 2026 Mulai Cair dan Ribuan Nama Dicoret, Segera Cek Status Anda Pakai NIKLink Video Viral Bandar Jadi Buruan Netizen di Media Sosial, Aman Ditonton?
Detik-Detik Balita Merayap di Atas Genteng
Dalam video yang beredar, balita laki-laki itu tampak berada di atas genteng rumah yang miring.
Ia bergerak perlahan sambil merangkak di area atap yang cukup berbahaya.
Sejumlah warga terdengar berteriak panik, sementara beberapa tetangga berusaha mencari cara untuk menyelamatkannya.
Situasi semakin menegangkan karena posisi sang balita berada cukup tinggi dan bisa saja terpeleset sewaktu-waktu.
Dalam rekaman tersebut juga terlihat seorang perempuan yang diduga ibu sang anak mencoba menenangkan dan membujuk balita itu agar tidak bergerak lebih jauh.
Warga sekitar pun sigap membantu proses evakuasi agar anak tersebut bisa turun dengan selamat.
Momen itu membuat banyak netizen ikut deg-degan saat menyaksikan video yang kini viral di media sosial.
Baca Juga:Cara Daftar Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih 2026Bikin Kaget! Yamaha RX-King Masih Dijual di Dealer Resmi, Harga Tembus Rp85 Juta dan Jadi Buruan Kolektor
Berdasarkan penelusuran di lapangan, balita tersebut diketahui bernama Muhammad Riski Noprian, berusia 2 tahun.
Ia merupakan anak dari Eliza, warga Lingkungan Gonjak, Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah.
Sang ibu menjelaskan kejadian itu berlangsung pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.
“Saya sedang di kamar mandi. Lalu ditanya nenek, mana anaknya. Saya cari, ternyata sudah di atas,” ujar Eliza.
Polisi Benarkan Kejadian Viral
Bhabinkamtibmas Kelurahan Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, membenarkan bahwa balita dalam video tersebut merupakan warga setempat.
Ia mengaku pertama kali mengetahui kejadian itu dari video yang ramai beredar di media sosial.
Setelah video viral tersebut menyebar, banyak warganet mengaku syok melihat aksi nekat balita itu.
Tak sedikit pula yang mengingatkan pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak kecil, terutama di lingkungan rumah.
Balita usia dua tahun dikenal aktif mengeksplorasi sekitar tanpa memahami bahaya, sehingga orang tua perlu memberi perhatian lebih.