
JABAR EKSPRES – Sebuah video yang memperlihatkan seorang lurah di Kota Bandung diduga terlibat adu mulut dan marah-marah di lingkungan puskesmas viral di media sosial.
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa tersebut terjadi di Puskesmas Cibolerang, Kelurahan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada awal Mei 2026.
Dalam rekaman berdurasi 3 menit 6 detik yang beredar luas, sosok yang disebut-sebut sebagai lurah tampak berbicara dengan nada tinggi kepada sejumlah orang di area puskesmas. Ia juga terlihat beberapa kali menunjuk ke arah wajah orang-orang yang berada di hadapannya.
Baca Juga:Monte Equipment Siapkan Promo Spesial di IndoFest 2026, Beli Carrier Gratis Vest Trail RunningKampung Naga Steril dari Wisatawan Selama Tiga Bulan, Fokus Pulihkan Ekosistem dan Budaya
Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya keributan tersebut. Namun, video itu telah menjadi perhatian Pemerintah Kota Bandung dan kini tengah ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
Jabarekspres telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Puskesmas Cibolerang maupun pihak Kelurahan Babakan Ciparay terkait peristiwa yang terekam dalam video tersebut. Namun hingga berita ini ditayangkan, kedua pihak belum memberikan keterangan resmi.
Salah seorang petugas yang ditemui di kantor kelurahan dan meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan bahwa lurah yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat.
“Pak lurah sedang tidak ada di kantor,” ujarnya singkat.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan pemerintahan, kedua pihak yang terlibat dalam insiden tersebut dikabarkan telah dipanggil oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung.
Pemanggilan itu dilakukan untuk meminta klarifikasi dan menggali kronologi lengkap terkait peristiwa yang menjadi sorotan publik tersebut.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Bandung mengenai hasil klarifikasi maupun langkah yang akan diambil setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.
Baca Juga:ART di Cileungsi Tewas Diduga Disiksa Rekan Kerja, Tubuh Korban Disiram Air Panas BergantianJalan Kasep Digeber, Pemkab Tasikmalaya Targetkan Dua Tahun Lagi Seluruh Jalan Mulus
Jabarekspres masih berupaya menghimpun informasi lebih lanjut dan akan memperbarui perkembangan kasus ini setelah memperoleh keterangan resmi dari pihak-pihak terkait. (Dam)