HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pembalap muda Indonesia asal Gunung Kidul, Veda Ega Pratama mencuri perhatian dunia setelah tampil luar biasa di Moto3 Brasil 2026. Dalam balapan yang berlangsung di Autódromo Internacional Ayrton Senna, Minggu (22/3/2026), Veda sukses meraih podium ketiga dengan aksi comeback yang dramatis.
Start dari posisi keempat, pembalap berusia 17 tahun itu sempat mengalami kesulitan di awal lomba. Ia bahkan sempat terlempar hingga posisi ke-10.
Namun situasi berubah setelah balapan dihentikan sementara akibat insiden yang melibatkan Scott Ogden.
Karena balapan belum mencapai dua pertiga jarak, lomba dilanjutkan dengan lima lap tersisa. Momen inilah yang dimanfaatkan Veda untuk menunjukkan kelasnya.
– Advertisement –
Pembalap asal Wonosari, Gunung Kidul itu melaju agresif dan mulai menyalip satu per satu rivalnya. Puncaknya terjadi di lap terakhir saat ia berhasil menyalip Alvaro Carpe untuk mengamankan posisi ketiga.
Veda pun finis di belakang duo pembalap Aspar, Maximo Quiles dan Marco Morelli.
Hasil ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Veda, yang baru menjalani musim debutnya di Moto3. Sebelumnya, ia juga tampil impresif dengan finis kelima di seri pembuka Thailand.
“Ya, saya akhirnya bisa finis tiga teratas di grand prix kedua saya. Ini pencapaian terbesar saya untuk saat ini,” ujar Veda usai balapan.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukungnya.
“Pastinya saya ingin mengucapkan terima kasih banyak ke semua orang Indonesia, para sponsor, keluarga saya yang menonton di Indonesia. Terima kasih banyak. Ini luar biasa!” imbuhnya.
Tak hanya sekadar podium, hasil ini juga mencatatkan sejarah baru. Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di ajang Grand Prix.
Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia kini mulai diperhitungkan di level dunia, sekaligus membuka harapan besar bagi masa depan balap motor Tanah Air.
– Advertisement –
