SMAN 9 Bandung Siapkan 462 Kursi, Pemetaan SPMB 2026 Lebih Fleksibel – jabarekspres.com

BANDUNG – Calon siswa dan orang tua kini memiliki keleluasaan lebih besar dalam memilih sekolah menengah atas negeri. SMAN 9 Bandung menjadi salah satu sekolah yang siap menyambut dengan menyiapkan 462 kursi untuk tahun ajaran 2026. Inovasi sistem pemetaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) kali ini menjadi daya tarik utama karena memberi pilihan yang lebih strategis.

Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 9 Bandung, Tanu Patrayana, menjelaskan bahwa skema pemetaan tahun ini hampir mirip dengan proses SPMB sebelumnya, tetapi dengan perubahan krusial yang jauh lebih ramah bagi peserta.

“Sekarang calon murid boleh memilih hingga tiga sekolah sekaligus. Begitu hasil pemetaan keluar, mereka bebas mengambil atau menolaknya. Berbeda dengan dulu, saat diterima harus langsung diambil tanpa pilihan,” ujar Tanu di SMAN 9 Bandung, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga:Menuju HUT ke-42, Suryakanti Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nonton BarengDorong Perencanaan Keuangan, FWD Rilis Income Prosperity di Bandung

Menurut Tanu, tahap pemetaan ini dirancang untuk memotret sebaran lulusan SMP yang berpotensi masuk ke SMA negeri sebelum seleksi resmi bergulir. Dengan demikian, pemerintah mendapatkan gambaran awal yang lebih jelas tentang distribusi calon siswa di berbagai sekolah unggulan.

Keunggulan sistem baru ini terletak pada fleksibilitasnya. Bagi peserta yang menerima hasil pemetaan, cukup melakukan daftar ulang tanpa harus mengikuti tahapan SPMB berikutnya.

Sementara itu, mereka yang memilih tidak mengambil hasil pemetaan tetap memiliki kesempatan penuh untuk bersaing di jalur seleksi reguler. “Ketika tidak diambil, dia masih bisa berseleksi lagi di SPMB,” tegas Tanu.

Pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) di SMAN 9 Bandung sejauh ini berjalan cukup lancar. Pada hari pertama memang sempat muncul kendala teknis, terutama soal server dan verifikasi berkas.

Namun, berkat koordinasi cepat dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan, masalah tersebut segera teratasi. “Di hari pertama memang ada kendala server. Tapi semakin ke sini semakin landai,” kata Tanu.

Untuk tahun ajaran baru, SMAN 9 Bandung menyediakan 462 kursi yang dibagi dalam 11 rombongan belajar. Selain kuota reguler, sekolah juga membuka kuota afirmasi kerja sama serta prioritas wilayah sesuai ketentuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Leave a Comment