SMAN 3 Cimahi Ditunjuk Jadi Sekolah Maung, Ini Syarat dan Skemanya! – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – SMAN 3 Cimahi ditunjuk menjadi salah satu Sekolah Maung atau Manusia Unggul di Kota Cimahi. Program ini merupakan bagian dari transformasi sekolah negeri favorit di Jawa Barat yang difokuskan untuk menjaring dan mendidik siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Hingga berita ini ditulis, jumlah pendaftar di SMAN 3 Cimahi terus bertambah. Tercatat sebanyak 606 calon siswa telah mendaftar hingga pukul 11.16 WIB. Sementara itu, kuota yang tersedia di sekolah tersebut hanya mencapai 384 siswa untuk penerimaan peserta didik tahun ajaran baru kali ini.

Kepala SMAN 3 Cimahi, Endi Diana Ruskandi, mengatakan penunjukan itu punya dasar hukum yang jelas. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menegaskan negara wajib memberi layanan pendidikan khusus bagi peserta didik dengan potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

Baca Juga:JNE Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Berbagi dan Promo SpesialAvery de’Grand City Hotel Bandung Hadirkan “Avery Brunch Package”, Pengalaman Kuliner All You Can Eat

Menurut Endi, pemerintah pusat juga mulai menjalankan kebijakan baru melalui Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda. Dari aturan itu, hadir SMA Garuda yang saat ini jumlahnya masih terbatas, sekitar 12 sekolah di Indonesia.

Dalam Pasal 19 Ayat 1 peraturan tersebut, kata Endi, disebutkan pula adanya SMA Unggul Garuda Transformasi. Sekolah ini bisa berasal dari SMA atau Madrasah Aliyah yang diselenggarakan pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat, lalu ditingkatkan kualitasnya menjadi sekolah unggulan.

Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menerbitkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 421/Kep.210-Disdik/2026 tentang Sekolah Manusia Unggul serta Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 2727/HK.02.03/Sekre tentang petunjuk pelaksanaan sistem penerimaan murid baru Sekolah Manusia Unggul atau Maung pada SMA dan SMK tahun ajaran 2026-2027.

Endi menyebut, Sekolah Maung dirancang sebagai satuan pendidikan menengah atas dengan standar lebih tinggi dari standar nasional pendidikan. Kurikulumnya menggabungkan kurikulum nasional, kurikulum internasional, dan kurikulum spesialisasi.

“Tujuannya untuk menyiapkan lulusan yang mampu lolos seleksi perguruan tinggi terkemuka domestik dan internasional tanpa kehilangan akar kultural Sunda dan komitmen pengabdian pada masyarakat Jawa Barat,” ujar Endi saat ditemui Jabar Ekspres di sekolah, Jumat, 29 Mei 2026.

Leave a Comment