Senja Paulo Dybala di Roma! Boca Juniors Siap Bawa ‘La Joya’ Pulang

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kisah Paulo Dybala bersama AS Roma tampaknya memasuki fase paling menentukan. Bukan sekadar soal kontrak yang akan habis, tetapi juga tentang akhir dari sebuah hubungan emosional yang selama ini terasa istimewa.

Bagi sebagian klub, mungkin pemain berusia 32 tahun yang rentan cedera itu bukan isu besar. Namun, untuk Roma bukan klub biasa. Pun, Dybala juga bukan pemain biasa.

– Advertisement –

Mengutip dari ESPN, Kamis, (30/4/2026), sejak menginjakkan kaki di ibu kota Italia, sosok berjuluk La Joya itu menghadirkan magis yang jarang terlihat sejak era Francesco Totti pensiun. Sentuhan kaki kirinya, visi bermain, dan kecerdasan di lapangan membuatnya menjadi pusat kreativitas Giallorossi.

Meski kontribusinya tetap terasa, realitas mulai berbicara lain. Dalam beberapa musim terakhir, Dybala tak lagi tampil konsisten akibat cedera yang terus menghantui.

– Advertisement –

Dengan rata-rata hanya sekitar 1.500 menit bermain per musim, ia memang masih mampu menciptakan momen spesial. Hal itu termasuk gol-gol indah dari total 45 golnya bersama Roma.

Namun, kilau itu kini hadir dalam jeda yang semakin panjang. Cedera otot yang berulang dalam 18 bulan terakhir membuat perannya kian terbatas.

Dybala juga masih bisa mengubah jalannya pertandingan. Tetapi tidak lagi secara reguler.

Dengan kontraknya yang akan berakhir pada akhir Juni, Roma kini berada di titik sulit.

Klub disebut tengah mempertimbangkan berbagai opsi, termasuk kemungkinan kontrak baru berbasis insentif.

Namun di sisi lain, rumor transfer terus menguat yang menandakan masa depan Dybala di Olimpico tidak lagi aman.

Godaan Pulang Tak Terbendung

Menurut laporan ESPN, Dybala bahkan disebut telah mencapai kesepakatan awal dengan Boca Juniors. Kabar ini masih memicu perdebatan. Sebab, laporan ESPN masiih dianggap rumor.

Namun, satu hal yang tak bisa diabaikan. Rumor kepindahan Dybala ke Boca bukan hal baru.

Faktor emosional menjadi kunci. Ajakan dari mantan rekan setimnya, Leandro Paredes, ditambah momen pribadi setelah kelahiran anaknya, membuat opsi pulang ke Argentina terasa semakin masuk akal.

– Advertisement –

Leave a Comment