
JABAR EKSPRES – Longsor yang terjadi di Kampung Kebun Manggis RT 01 dan RT 02, RW 04, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis (30/4/2026) dini hari, berdampak pada akses jalan dan sejumlah rumah warga.
Ketua RT 01 RW 04 Kampung Kebun Manggis, Aas (52), mengungkapkan bahwa kondisi jalan di lokasi sebenarnya sudah lama mengalami kerusakan.
Ia menjelaskan, bagian jalan yang amblas awalnya berada di titik tengah, sebelum akhirnya merambat ke bagian lain dan memperparah kerusakan. Retakan tersebut pun sempat ditangani secara swadaya oleh warga, meski kembali muncul setelah hujan.
Baca Juga:Longsor di Paledang Bogor, Sejumlah Bangunan Terdampak hingga Akses Jalan TerputusEnam Titik Longsor Putus Akses Wisata Curug Malela
“Awalnya jalannya sudah retak-retak, sempat ditambal sama warga. Kami sih enggak lapor ke pemerintah karena sudah kerja bakti dan retaknya juga enggak terlalu besar. Tapi ternyata retak lagi, kena hujan makin parah, lalu amblas. Awalnya di tengah yang roboh, terus ketarik jadi semua kebawa,” ujar Aas saat ditemui, Kamis (30/4).
Ia juga menegaskan, jalan tersebut merupakan akses utama warga yang setiap hari dilalui, termasuk oleh kendaraan roda dua.
Sebelumnya, saat jalan mulai retak, warga telah diimbau untuk tidak melintas menggunakan sepeda motor. Namun karena merupakan satu-satunya akses, jalan tersebut tetap digunakan.
“Ini jalan utama, jalan hidup warga. Motor juga biasa lewat sini. Saya sudah sering ingatkan jangan lewat karena ada retakan, tapi karena ini akses satu-satunya jadi tetap dipakai. Harapannya ada penanganan cepat, minimal ada jalan pengganti,” ucapnya.
Sementara itu, warga yang rumahnya terdampak longsor, Rifan (42), menuturkan retakan kembali terlihat pada dini hari sebelum kejadian. Dalam waktu singkat, kondisi tanah langsung amblas.
“Jam tiga sudah mulai ada retak-retak, terus terdengar suara ‘krek-krek’. Enggak lama hujan, kita mulai waswas. Sekitar jam empat langsung longsor, kita evakuasi diri. Alhamdulillah enggak ada korban,” tuturnya.
Rifan menyebut, kejadian longsor sebenarnya bukan yang pertama kali terjadi di wilayah tersebut.
Baca Juga:Cibogor Rawan Longsor, Kecamatan Bogor Tengah Perkuat Koordinasi Lintas InstansiLongsor Mengintai KBB, Puluhan Warga Pasir Eurih Pilih Mengungsi
Ia yang merupakan warga asli setempat, mengaku pernah mengalami kejadian serupa pada puluhan tahun lalu, namun dengan skala lebih kecil.