
JABAR EKSPRES – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tasikmalaya selangkah lebih maju. Pemerintah pusat menetapkan proyek pendidikan tersebut masuk dalam nominatif pembangunan tahap ketiga, dengan target pelaksanaan groundbreaking konstruksi pada Oktober 2026 setelah seluruh kesiapan lahan dan infrastruktur dasar terpenuhi.
Kepastian tersebut mengemuka dalam audiensi antara Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dengan Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, di Kantor Kementerian Sosial di Jakarta, Rabu (3/6/2026) lalu.
Dalam pertemuan itu, Cecep melaporkan perkembangan terbaru pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Desa Tobongjaya, Kecamatan Cipatujah. Ia menyampaikan proses pematangan lahan terus berjalan dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.
Baca Juga:18 Ribu Ayam Terpanggang dalam Kebakaran Kandang Broiler di Caringin-Bogor, Kerugian Capai Rp300 JutaTiga Los Kios di Pasar Parung Bogor Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta!
Lahan yang disiapkan untuk pembangunan memiliki luas sekitar 8,23 hektare dan telah mengantongi status sertifikasi. Selain itu, lokasi dinilai strategis karena berada sekitar 300 meter dari jalan provinsi sehingga memudahkan akses menuju kawasan pendidikan tersebut.
“Kami melaporkan perkembangan terkini proses pembangunan Sekolah Rakyat. Alhamdulillah respons kementerian terhadap laporan kami sangat baik dan perkembangannya mendapat apresiasi,” kata Cecep.
Menurutnya, penyelesaian pematangan lahan menjadi tahapan penting sebelum proyek memasuki fase konstruksi. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung agar pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal.
“Pematangan lahan ditargetkan selesai pada akhir Juni. Akses menuju lokasi relatif dekat dengan jalan provinsi dan infrastruktur pendukung saat ini dalam proses penyelesaian,” ujarnya.
Infrastruktur yang sedang dipersiapkan meliputi pembangunan akses jalan, jaringan listrik, serta penyediaan sumber air melalui sumur bor. Untuk sementara, akses menuju lokasi memanfaatkan jalan yang sudah ada sebelum dilakukan peningkatan dan penguatan secara permanen.
Seiring kesiapan tersebut, Sekolah Rakyat Kabupaten Tasikmalaya resmi masuk kategori pembangunan tahap ketiga. Tahapan awal akan difokuskan pada penyelesaian lahan dan akses pendukung, sebelum memasuki proses pembangunan fisik.
Rencananya, proses pembangunan tahap ketiga mulai berjalan pada Agustus 2026. Selanjutnya, seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking konstruksi dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Baca Juga:Ini Alasan CV dan PT Dikeluarkan dari PPh Final 0,5 Persen!Rupiah Tembus Rp18.000, Terburuk Sepanjang Sejarah?
Tak hanya menjadi pusat pendidikan, kawasan Sekolah Rakyat di Cipatujah juga dirancang menjadi kawasan terpadu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan yang akan dikerjasamakan dengan Universitas Padjadjaran (UNPAD).