
JABAR EKSPRES – Sejumlah sampah masih terlihat di beberapa titik trotoar Jalan Pedati kawasan sekitar Pasar dan Plaza Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, meski kawasan tersebut telah ditata melalui relokasi pedagang kaki lima (PKL).
Sampah tersebut diduga berasal dari aktivitas pedagang ruko di sekitar lokasi yang dibuang tidak rapi dan diletakkan di titik-titik tertentu, seperti di dekat tiang lampu jalan.
Selain itu, terlihat pula satu area berkapasitas cukup besar yang dijadikan titik pembuangan sampah sebelum diangkut oleh petugas kebersihan.
Baca Juga:Pascapenertiban PKL, Jalan Pedati Lebih Lapang Meski Sampah di Trotoar Masih DikeluhkanPemkot Bogor Minta Jalan Pedati Harus Steril, Pedagang: Jadi Susah Cari Rezeki
Namun, titik pembuangan tersebut tidak dilengkapi tempat sampah atau penanda resmi, sehingga sampah hanya ditumpuk begitu saja secara terbuka dan kerap meluber ke badan jalan.
Kondisi ini pun dinilai mengganggu kenyamanan pejalan kaki maupun pengendara. Selain merusak estetika kawasan, keberadaan sampah berserakan juga menimbulkan bau tidak sedap.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Deni Wismanto, mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan sampah berserakan di Jalan Pedati.
“Untuk sampah yang berserakan akan kami tindak lanjuti melalui bidang yang menangani persampahan agar segera direspons dengan penanganan langsung di lokasi,” ujar Deni saat dikonfirmasi langsung pada Jumat (24/4/2026).
Deni menyebut, DLH Kota Bogor rutin melakukan pengangkutan sampah setiap hari di lokasi tersebut, mulai pukul 06.00 hingga 07.30 WIB.
Selain itu, pihaknya akan mengevaluasi kebutuhan fasilitas pendukung, seperti penyediaan tempat sampah yang lebih memadai, guna mencegah sampah berserakan di trotoar maupun tepi jalan.
“Mungkin kalau tempat sampah nanti akan kami cek kembali. Saat ini memang sudah ada titik kumpul sampah yang diangkut secara rutin,” tuturnya.
Baca Juga:Pemkot Bogor Minta Jalan Pedati Disterilkan, Pedagang Putar Otak agar Tetap Tarik Pembeli PKL Jalan Pedati hingga Jalan Bata Diminta Segera Relokasi Jelang Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor
Berdasarkan data DLH, kawasan Jalan Pedati beserta kawasan sekitarnya yakni Jalan Bata, Jalan Roda, dan Jalan Lawang Seketeng mengalami penurunan timbulan sampah harian hingga 40 persen setelah relokasi PKL.
Pengangkutan sampah di kawasan tersebut pun saat ini dilakukan menggunakan sekitar empat armada truk dan satu unit pikap setiap harinya.
“Kalau kami ukur dari jumlah sampah harian, biasanya sekitar 15 sampai 20 ton per hari. Sekarang berkurang cukup signifikan. Artinya hampir dua pertiganya sudah berkurang,” katanya.