RSU Banjar Patroman Gelar Turnamen E-Sport Perdana, Dikuti 420 Peserta – jabarekspres.com

RSU Banjar Patroman Gelar Turnamen E-Sport Perdana, Dikuti 420 Peserta – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – RSU Banjar Patroman mengawali rangkaian perayaan HUT ke-14 dengan menghadirkan inovasi baru, yakni turnamen e-sport. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit untuk membuka ruang positif bagi penggemar game daring sekaligus menjaring potensi atlet muda di Kota Banjar.

Antusiasme masyarakat terhadap turnamen ini terbilang tinggi. Panitia mencatat jumlah pendaftar melebihi target awal yang telah ditentukan.

Ketua panitia, Syahrir Ramadan, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah peserta terjadi pada dua kategori utama yang dipertandingkan.

Baca Juga:Pemkab Bogor Tertibkan Anak Jalanan, Mayoritas Pendatang Akan Dipulangkan ke KeluargaPolisi Gagalkan Peredaran Obat Keras Ilegal di Klapanunggal, Ribuan Pil Disita

“Untuk Mobile Legends dan Free Fire, target awal 24 hingga 32 tim, namun meningkat menjadi 32 sampai 48 tim,” ujar Syahrir, Minggu (12/4/2026).

Turnamen e-sport perdana ini tidak hanya diikuti oleh kalangan pelajar, tetapi juga tenaga kesehatan. Salah satu peserta dari kalangan medis adalah dr. Ryan yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Banjar Patroman. Ia turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

“Kami ikut untuk meramaikan acara sekaligus menunjukkan bahwa tenaga kesehatan juga memiliki minat dan potensi di bidang e-sport,” kata dr. Ryan.

Dari sisi penyelenggara, RSU Banjar Patroman menilai keterlibatan dalam kegiatan ini sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan digital.

Perwakilan rumah sakit, Asep Halim, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengarahkan aktivitas bermain gim menjadi lebih terstruktur dan produktif.

“Kami ingin memberikan wadah yang positif bagi para gamer agar lebih terarah. Ke depan, kami berharap dapat terus mendukung bahkan menjadi penyelenggara untuk melahirkan atlet-atlet baru,” ujar Asep Halim.

Dukungan terhadap turnamen ini juga datang dari orang tua peserta. Annisa, salah satu wali peserta dari kalangan pelajar, menilai kegiatan ini mampu menjadi sarana penyaluran minat anak secara lebih kompetitif dan terarah.

Baca Juga:Aksi Perampokan Bermodus Investasi di Sentul Bogor Terbongkar, Empat Pelaku Dibekuk PolisiDi Puncak Tapi Tak Boleh Lengah, Persib Dapat Peringatan Keras dari Bojan Hodak 

“Harapannya, ada wadah atau pelatihan di Kota Banjar sehingga bermain gim tidak sekadar mengisi waktu luang, tetapi memiliki tujuan yang jelas,” ucap Annisa.

Syahrir yang juga merupakan bagian dari pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Kota Banjar menambahkan, turnamen ini menjadi momentum untuk menjaring atlet potensial.

Leave a Comment