
JABAR EKSPRES – Kelanjutan pembangunan revitalisasi Pasar Cileunyi yang saat ini terhenti mendapat perhatian dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bandung.
Pasalnya, proyek yang telah memasuki tahap awal pembangunan tersebut dinilai sangat dinantikan oleh para pedagang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdagin Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menjelaskan bahwa revitalisasi Pasar Cileunyi sejak awal memang direncanakan dibangun secara bertahap dalam kurun waktu tiga tahun.
Baca Juga:Jembatan Situ Nanggerang Senilai Rp56 M Segera Dibangun, Pemkab Bogor: Target Rampung Akhir TahunPemkab Tasikmalaya Soal Portal Papayan-Cikalong: Bukan Menutup Jalan tapi Menyelamatkan Infrastruktur
Menurut Dicky, tahap pertama pembangunan telah direalisasikan pada tahun 2025. Namun, untuk tahun anggaran 2026, kelanjutan proyek tersebut belum mendapatkan alokasi anggaran.
“Secara perencanaan, Pasar Cileunyi dibangun secara bertahap dalam tiga tahun. Tahun pertama sudah dilaksanakan pada 2025. Untuk tahun 2026, informasi dari Dinas PUPR tidak teranggarkan karena adanya efisiensi anggaran,” ujar Dicky saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).
Ia mengaku pihaknya turut menyayangkan terhentinya pembangunan pasar tersebut. Sebab, penyelesaian revitalisasi Pasar Cileunyi sangat dinanti oleh para pedagang yang berharap segera mendapatkan fasilitas pasar yang lebih layak.
“Kami juga sangat menyayangkan karena penyelesaian pembangunan Pasar Cileunyi ini sangat ditunggu oleh para pedagang,” katanya.
Meski demikian, Dicky berharap proyek revitalisasi tersebut dapat kembali dilanjutkan pada tahun 2027 setelah kondisi penganggaran memungkinkan.
“Mohon bisa dikonfirmasikan juga ke Dinas PUPR agar pada tahun 2027 pembangunan Pasar Cileunyi dapat dilanjutkan,” tambahnya.