Resmi Jadi Zona KHAS Non-Tol Pertama di Indonesia, Rest Area Karangkamulyan Ciamis Sasar Dua Hal Ini – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tasikmalaya meresmikan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di Rest Area Karangkamulyan. Kawasan ini tercatat sebagai zona KHAS pertama di Indonesia yang berada di rest area non-tol.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembukaan acara Jazirah Priangan Timur (Jalinan Sinergi Ekonomi Syariah) x Ciamis Creative Expo 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-384 Kabupaten Ciamis.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Barat, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga:Libur Masak, Paguyuban Relawan SPPG Tasikmalaya Ajak Mitra Lengkapi PerizinanModus Pinjami HP, Pemilik Fotokopi di Ciampea Bogor Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Bocah 12 Tahun

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyatakan bahwa kehadiran Zona KHAS bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Ciamis. Menurutnya, sertifikasi halal menjadi kebutuhan mendasar mengingat lebih dari 98 persen penduduk Kabupaten Ciamis beragama Islam.

“Sertifikasi halal ini sangat diperlukan, bukan hanya untuk warga lokal, tetapi terutama bagi para pendatang. Jadi ketika mereka melintas dan mampir beristirahat di Ciamis, tidak ada lagi rasa was-was untuk jajan atau makan,” tegas Herdiat belum lama ini.

Selain menghadirkan kawasan kuliner yang terjamin kehalalannya, Pemerintah Kabupaten Ciamis juga memfasilitasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Herdiat menjelaskan bahwa pemerintah daerah bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membantu penerbitan 1.000 sertifikat halal bagi UMKM.

“Sesuai janji saya kemarin, pemerintah daerah bekerja sama dengan Baznas akan membantu 1.000 sertifikasi halal untuk UMKM. Alhamdulillah, biayanya akan kita cover melalui optimalisasi dana infaq dari para ASN kita,” ungkapnya. Program tersebut diharapkan membantu pelaku usaha meningkatkan daya saing produk, memperluas akses pasar, dan memperkuat kepercayaan konsumen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari Putri, menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi syariah menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Leave a Comment