PT BII Tanggung Penuh Korban Kecelakaan Manhole di Gatot Subroto, Perbaikan Tuntas – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – PT Bandung Infra Investama (BII) memastikan memberikan tanggung jawab penuh kepada pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakaan akibat permukaan manhole yang tidak rata di kawasan Simpang Lima, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung.

Perusahaan menyatakan seluruh biaya pengobatan korban hingga kerusakan kendaraan ditanggung sepenuhnya. Bersamaan dengan itu, perbaikan pada titik yang menjadi lokasi kejadian telah diselesaikan dan sistem pengawasan infrastruktur diperkuat guna mencegah insiden serupa.

Kepala Bagian Operasional PT BII, Boby Surya Alam, mengatakan penanganan dilakukan segera setelah laporan diterima. Langkah pertama yang diambil adalah memastikan korban memperoleh pendampingan, kemudian tim teknis langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan.

Baca Juga:Persib Ungkap Proses Rekrut Sandy Walsh dan Luka Menalo, Isyaratkan Transfer Belum SelesaiKios Liar di Area Masjid Agung Tasikmalaya Dibongkar, Pedagang Mulai Tinggalkan Lokasi

“Kami bertanggung jawab penuh terhadap korban. Seluruh biaya pengobatan dan kerusakan sepeda motor kami tanggung sepenuhnya,” ujar Boby, Jumat (3/7/2026).

Korban diketahui merupakan seorang perempuan asal kawasan Naripan. Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, pengendara tersebut terjatuh saat melintas dengan kecepatan rendah setelah melewati permukaan manhole yang mengalami perbedaan elevasi. Pada saat bersamaan, korban juga berada dalam kondisi terdesak kendaraan lain sehingga kehilangan keseimbangan.

Saat ini proses pendampingan terhadap korban masih dilakukan oleh tim Human Resources Development (HRD) PT BII yang terus menjalin komunikasi dengan korban maupun pihak keluarga.

Hasil pemeriksaan teknis menunjukkan insiden tersebut bukan disebabkan oleh lubang terbuka di badan jalan. Permasalahan terjadi karena salah satu sisi tutup manhole mengalami penurunan akibat kerusakan pada komponen frame precast yang berfungsi sebagai dudukan.

Menurut Boby, kerusakan tersebut merupakan cacat pada material produksi sehingga mengakibatkan struktur penyangga tidak lagi stabil dan menimbulkan selisih ketinggian dengan permukaan jalan.

“Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan kerusakan pada frame besi precast sehingga dudukan manhole menjadi tidak stabil. Kondisi itu menyebabkan permukaan manhole turun dan menimbulkan perbedaan elevasi dengan badan jalan,” jelasnya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, PT BII langsung melaksanakan pekerjaan perbaikan pada malam hari. Tim mengganti badan manhole yang mengalami kerusakan sekaligus meratakan kembali permukaan jalan di sekitarnya agar aman dilintasi kendaraan.

Leave a Comment