Proyek Perpanjangan Jalur Stasiun Bogor Dimulai 20 April, Penumpang Dialihkan ke Jalur 1–5 – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor akan dilakukan perpanjangan jalur oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta bersama KAI Commuter.

Kepala Stasiun Bogor, Mardiono, menyampaikan, dengan adanya proyek tersebut maka jalur 6, 7, dan 8 akan dilakukan penutupan sementara sehingga aktivitas naik turun penumpang akan dialihkan ke jalur 1 hingga 5.

Ia menyebut, awalnya proyek tersebut direncakan dimulai tanggal 13 April 2026, namun mengalami pengunduruan karena masih melakukan sejumlah tahapan persiapan.

Baca Juga:Pemkab Bogor Tertibkan Anak Jalanan, Mayoritas Pendatang Akan Dipulangkan ke KeluargaPolisi Gagalkan Peredaran Obat Keras Ilegal di Klapanunggal, Ribuan Pil Disita

“Betul diundur menjadi tanggal 20 april karena saat ini masih tahap persiapan sehingga butuh waktu cukup lama. Untuk peron tersebut belum dilakukan penutupan hingga tanggal 20 nantinya,” kata Mardiono saat dikonfirmasi, Minggu (12/4).

Sementara itu, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan lebih lanjut dalam keteranga resminya, peningkatan infrastruktur tersebut merupakan respons atas tingginya volume pengguna di Stasiun Bogor yang terus meningkat setiap tahun.

Pengembangan itu juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mendukung operasional KRL dengan rangkaian 12 kereta (SF12) di masa mendatang.

“Stasiun Bogor menjadi stasiun dengan volume pengguna terbanyak setiap harinya, dengan rata-rata 98 hingga 100 ribu penumpang naik dan turun. Peningkatan infrastruktur ini mutlak dibutuhkan,” ujar Karina.

Selama masa pekerjaan, Karina menyebut akses masuk dan keluar stasiun nantinya akan mengalami perubahan. Fasilitas musala dan toilet yang sebelumnya berada di sisi barat juga akan dipindahkan sementara ke sisi selatan stasiun.

Sebagai alternatif untuk mendukung kelancaran pergerakan penumpang, akses menuju area utama stasiun melalui terusan jalur 6 juga akan dibangun terlebih dahulu sebelum penutupan dilakukan.

Selain itu, jalur penyeberangan penumpang di jalur 5 arah Bogor Paledang akan diperlebar guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jasa.

Baca Juga:Aksi Perampokan Bermodus Investasi di Sentul Bogor Terbongkar, Empat Pelaku Dibekuk PolisiDi Puncak Tapi Tak Boleh Lengah, Persib Dapat Peringatan Keras dari Bojan Hodak 

Akses penyeberangan sementara juga nantinya akan disiapkan bagi pengguna yang masuk dan keluar melalui sisi selatan stasiun, tepatnya dari arah Jalan Kapten Muslihat menuju peron jalur 1 hingga 5.

“Terdapat juga penyesuaian pada 31 jadwal perjalanan Commuter Line Bogor. Waktu keberangkatan dan kedatangan akan berubah sekitar 2 hingga 3 menit dari jadwal sebelumnya,” katanya.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menambahkan bahwa penataan ini juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan, serta mendukung operasional kereta dengan rangkaian yang lebih panjang ke depan.

Leave a Comment