
JABAR EKSPRES – Terduga pelaku penganiayaan salah seoarang pemuka agama (ajengan) di Desa Cayur, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, yang terjadi pada Rabu (15/4) lalu, kini sudah diamankan di Mapolres Tasikmalaya.
“Terkait peristiwa dugaan penganiayaan yang terjadi di Cikatomas, kami dari Polres Tasikmalaya kini sudah mengamankan terduga pelaku di Mapolres,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusup Suryana, Senin (20/4/2026).
Agus Yusup Suryana juga menyebut terduga pelaku berhasil diamankan setelah kepolisian melakukan pendekatan persuasif. Saat ini terduga pelaku tengah menjalani rangkaian pemeriksaan dengan didampingi kuasa hukum.
Baca Juga:Produsen Pakan Hewan Peliharaan CPPETINDO Rayakan 9 Tahun, Siap Tembus Pasar Global Perkuat Komunitas AnabulMentan Klaim Ketahanan Pangan Kuat Hadapi Ancaman El Nino 2026
Menyikapi hal itu, masyarakat diminta tetap tenang dan menjaga kondisifitas pasca terjadinya peristiwa dugaan penganiayaan yang videonya sempat viral di berbagai platform media sosial itu.
Polisi juga memastikan akan memproses perkaranya secara profesional dan transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk mengungkap motif terjadinya petistiwa yang sempat menyedot perhatian langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tersebut.
“Kami (Polres Tasikmalaya) akan bertindak sesuai prosedur, atas pendekatan yang kita lakukan terduga pelaku saat ini sudah berada di Mapolres untuk diproses. Terkait motifnya apa? saat ini sedang kita dalami,” tegasnya.
Ia juga berharap agar masyarakat tetap tenang dan menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing, jangan sampai terprovokasi akibat informasi yang tidak jelas sumbernya.
Adapun terduga korban yakni Ahmad Yani (70) tokoh agama yang juga petani itu, dipastikan telah mendapatkan perawatan medis dan kondisinya saat ini semakin membaik.
Diketahui, jagat dunia maya di Tasikmalaya belum lama ini dibuat heboh dengan beredarnya video dugaan penganiayaan terhadap salah seorang ajengan di Desa Cayur, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, oleh sesorang yang disebut-sebut merupakan anggota salah satu ormas atau serikat.
Dalam video yang beredar itu, sang ajengan juga dinarasikan mengalami tindakan kekerasan hingga pingsan dan harus dilarikan ke puskesmas terdekat. (Hendi)
Reporter: Hendi