HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mencapai kesepakatan perdamaian setelah melalui serangkaian negosiasi intensif. Penandatanganan resmi perjanjian tersebut dijadwalkan berlangsung di Swiss pada 19 Juni mendatang.
Kabar itu disampaikan Sharif melalui unggahan di platform X pada Senin (15/6) dini hari waktu setempat. Menurutnya, kedua negara telah menyepakati penghentian seluruh operasi militer yang selama ini berlangsung di kawasan konflik.
“Penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon,” dikutip Holopis.com, Senin (15/6).
Sharif menjelaskan bahwa para mediator akan memfasilitasi sejumlah pertemuan sepanjang pekan ini guna mempersiapkan implementasi kesepakatan yang telah dicapai.
Menurutnya, pembahasan pada tahap praimplementasi akan menjadi dasar bagi negosiasi teknis lanjutan sekaligus persiapan menjelang penandatanganan resmi perjanjian damai tersebut.
Dalam pernyataannya, Sharif juga menyampaikan apresiasi kepada AS dan Iran atas komitmen mereka untuk menyelesaikan konflik melalui jalur diplomasi. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada negara-negara dan mitra regional yang terlibat dalam proses mediasi.
– Advertisement –
Tak lama setelah pernyataan Sharif disampaikan, Presiden AS Donald Trump turut mengonfirmasi perkembangan tersebut. Trump menyebut kesepakatan antara Washington dan Teheran kini telah rampung.
Presiden AS itu juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengizinkan pencabutan blokade laut yang sebelumnya diberlakukan Angkatan Laut AS terhadap sejumlah pelabuhan Iran.
Perkembangan ini menjadi salah satu langkah diplomatik paling signifikan dalam beberapa bulan terakhir, setelah ketegangan antara AS dan Iran memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.