
JABAR EKSPRES – Pemadaman listrik bergilir di wilayah Bandung Raya mulai berdampak ke sektor industri di Kota Cimahi. Aktivitas produksi pabrik ikut terganggu karena durasi pemadaman yang terjadi dinilai cukup lama.
Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Cimahi, Christina Sri Manunggal, mengatakan berdasarkan laporan dari sejumlah perusahaan, pemadaman listrik bergilir sudah merembet ke sektor industri.
Hanya saja, jadwal pemadaman di kawasan industri Cimahi terjadi pada waktu yang berbeda karena lokasi perusahaan tersebar di sejumlah wilayah.
Baca Juga:Sejumlah Wilayah di Kota Bogor Alami Pemadaman Listrik Sementara Akibat Kendala pada Pembangkit Hampir 7 Jam Listrik Padam! Warga Cisaranten Kulon Soroti Pelayanan PLN: Jelas Merugikan!
“Anggota Apindo di Cimahi itu ada 45 perusahaan, dan saya sudah tanya memang sudah ada industri yang terkena giliran pemadaman listrik ini,” kata dia saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6/2026).
Sri menjelaskan, durasi pemadaman listrik yang dialami perusahaan berkisar antara 1 hingga 3 jam. Kondisi itu tentu berdampak langsung pada proses produksi, lantaran operasional industri sangat bergantung pada pasokan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
“Kalau listrik padam, berarti mesin juga mati dan pekerjaan juga terhenti. Padamnya itu beda-beda, ada yang 1 jam, 1,5 jam dan paling lama 3 jam,” ucap Sri.
Akibat pemadaman tersebut, target produksi perusahaan ikut meleset karena waktu kerja terbuang selama listrik padam. Hingga kini, Apindo belum menghitung berapa besar kerugian yang dialami perusahaan akibat pemadaman listrik bergilir itu.
“Otomatis ya targetnya mundur, misalnya yang awalnya jam 7 udah beres ini jadinya enggak beres. Kerugiannya berapa, itu belum kami hitung,” kata Sri menutup. (Mong)