Pelaku Masih Diselidiki – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Dua pelajar SMA di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK).

Kasat Perlindungan Perempuan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri, mengungkapkan bahwa kejadian ini terjadi pada Senin (20/4/26) saat keduanya hendak pulang ke rumah pada malam hari.

“Tadi baru laporan, memang sudah laporan kesini keluarganya buat LP juga,” ujar Silfi, Rabu (22/4/26).

Baca Juga:Misteri Luka Bakar Anak 8 Tahun di Leuwisari Tasikmalaya, Polisi Olah TKP dan Kumpulkan BuktiPerkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Menurutnya, kejadian bermula saat korban pulang sekolah dan sempat berkumpul bersama temannya. Sekitar pukul 20.00 WIB, saat melintasi jalan yang relatif sepi menuju rumah, korban tiba-tiba diserang dengan air keras.

Saat ini, kata Silfi, kedua korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum.

“Sekarang posisinya kedua korban masih di Rumah Sakit Tangerang kita juga belum sempat ngecek kesana mungkin besok baru kita cek dulu kesana kan belum bisa dimintai keterangan,” katanya.

Terkait kronologi, polisi belum dapat memastikan apakah serangan dilakukan secara tiba-tiba, menginhat keluarga korban masih dalam kondisi syok dan fokus pada pemulihan korban.

Silfi mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Namun, kondisi jalan yang sepi serta tidak adanya kamera CCTV di sekitar lokasi menjadi kendala dalam proses penyelidikan.

“Dan sampai saat ini didalam laporannya pun terlapor masih diselidiki belum mengarah ke seseorang atau seperti apa,” katanya.

Sementara itu, terkait tingkat luka yang dialami korban, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Leave a Comment