Paus Leo Kritik Kondisi Global yang memburuk Karena Konflik dan Kepentingan Politik

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemimpin Gereja Katolik dunia, Pope Leo XIV, melontarkan kritik keras terhadap kondisi global yang dinilainya semakin memburuk akibat konflik dan kepentingan politik. Dalam pidatonya di Katedral Saint Joseph, Bamenda, Kamerun, Paus Leo menyebut dunia saat ini tengah ‘dirusak oleh segelintir tiran’ yang menghabiskan miliaran dolar untuk perang.

“Dunia sedang dirusak oleh segelintir tiran,” ujarnya, dikutip Holopis.com, Jum’at (17/4).

– Advertisement –

Meski tidak menyebut nama secara langsung, pernyataan tersebut dinilai sebagai sindiran terhadap para pemimpin dunia, termasuk Amerika Serikat, di tengah memanasnya konflik AS-Israel dengan Iran. Paus Leo juga menyoroti penggunaan agama sebagai pembenaran tindakan kekerasan dan kepentingan politik.

“Celakalah mereka yang memanipulasi agama dan nama Tuhan untuk kepentingan militer, ekonomi, dan politik, serta menyeret hal yang suci ke dalam kegelapan dan kehinaan,” tegasnya.

– Advertisement –

Ia menilai praktik tersebut justru memperburuk konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia. Dalam kesempatan yang sama, Paus Leo turut mengkritik besarnya anggaran yang dihabiskan untuk perang, sementara kebutuhan dasar masyarakat justru terabaikan.

“Mereka menutup mata terhadap miliaran dolar yang dihabiskan untuk kehancuran, sementara kebutuhan untuk penyembuhan, pendidikan, dan pemulihan justru tidak tersedia,” lanjutnya.

Pernyataan ini menjadi bagian dari ketegangan yang terus berkembang antara Paus Leo dan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Di sisi lain, dukungan terhadap Paus Leo juga datang dari kalangan Gereja di Amerika Serikat. Konferensi Uskup Katolik AS menyatakan dukungan penuh terhadap pemimpin mereka, di tengah kritik yang dilontarkan oleh sejumlah pejabat pemerintah.

Wakil Presiden AS, JD Vance, bahkan secara terbuka menyarankan agar Paus tidak mencampuri urusan politik dan fokus pada isu moral.

Sebelumnya, Donald Trump juga melontarkan kritik terhadap Paus Leo terkait sikapnya dalam konflik Iran. Trump bahkan sempat mengklaim bahwa Paus mendukung Iran untuk memiliki senjata nuklir, pernyataan yang tidak sesuai dengan fakta.

Trump menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki konflik dengan Paus, namun tetap mempertahankan sikap keras terhadap Iran.

Pernyataan-pernyataan tersebut justru semakin memperkeruh hubungan antara Gedung Putih dan Vatikan, di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.

– Advertisement –

Leave a Comment