
JABAR EKSPRES – Niat Fauzan (13), mengejar layangan putus berakhir nahas. Bocah warga Kelurahan Citeureup, Kota Cimahi, itu justru mengalami luka serius setelah tangan kanannya tertancap besi pagar saat terjatuh di Jalan Cempaka Gang Cempaka 3, RT 01 RW 15, pada Rabu (10/6) sore.
Peristiwa itu sempat membuat warga sekitar panik. Fauzan diduga memanjat pagar untuk mengambil layangan yang tersangkut. Namun, ketika berada di atas pagar, ia kehilangan keseimbangan dan jatuh. Salah satu besi pagar kemudian menembus bagian tangan kanannya.
Warga yang melihat kejadian tersebut segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Tim dari Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi tiba di lokasi sekitar pukul 17.21 WIB dan langsung melakukan evakuasi.
Baca Juga:Festival Layangan di Girimukti, Upaya Kolektif Jauhkan Anak dari GadgetNiat Kejar Layangan, Remaja di Soreang Alami Luka Bakar Tersengat Listrik Tegangan Tinggi
Kepala Seksi Pemadam dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan petugas lebih dulu menenangkan korban sebelum melakukan penyelamatan. Langkah itu diambil karena Fauzan masih anak-anak dan dikhawatirkan mengalami syok.
“Korban sempat kami tenangkan terlebih dahulu karena kami khawatir mengalami syok saat proses evakuasi berlangsung. Setelah kondisi korban lebih tenang, petugas melakukan pemotongan besi pagar yang menancap menggunakan gerinda,” kata Aep saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026).
Ia menjelaskan, proses evakuasi berlangsung lancar dan tidak memakan waktu lama. Dalam waktu sekitar lima hingga tujuh menit, besi yang menancap berhasil dipotong sehingga korban bisa segera dibawa untuk mendapat perawatan medis.
“Proses evakuasi berjalan lancar. Bagian yang tertancap adalah tangan kanan korban. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa keluarganya ke RS Cibabat untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Dalam operasi itu, petugas menggunakan alat pelindung diri dan gerinda untuk memotong besi pagar. Aep mengimbau orang tua lebih ketat mengawasi anak-anak saat bermain, terutama ketika mereka mengejar layangan di area yang berisiko, seperti dekat pagar besi atau bangunan tinggi.
“Alhamdulillah berkat respons cepat korban bisa selamat. Kami imbau bagi orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama ketika mengejar layangan di area yang memiliki potensi bahaya seperti pagar besi dan bangunan tinggi,” pungkasnya. (Mong)