Nahkodai Kadin Kota Bogor Sebagai Ketua, Arwinsyah Putra Fokus Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Arwinsyah Putra resmi terpilih secara aklamasi (dipilih secara mufakat atau disepakati bersama tanpa voting) sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor periode 2026-2031 dalam Musyawarah Kota (Mukota) VIII yang digelar di Lippo Ekalokasari Plaza, Kota Bogor pada Kamis (18/6/2026).

Pada masa kepemimpinannya, Arwinsyah menargetkan penguatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan koperasi, termasuk mendorong produk lokal Kota Bogor menembus pasar ekspor.

“Saya akan bekerja keras menjalankan visi misi saya, utamanya menjadi mitra strategis pemerintah dalam dunia usaha. Saya juga sudah menyampaikan kepada komunitas UMKM dan koperasi, kemarin ada sekitar 100 komoditas produk lokal Kota Bogor, seperti camilan makaroni panggang, yang potensial untuk kami dorong ekspornya ke luar negari,” kata Arwinsyah kepda wartawan di Lippo Ekalokasari Plaza, Kota Bogor pada Kamis (18/6/2026).

Baca Juga:Ribuan Motor Listrik BGN Senilai Rp1,3 Triliun di Sentul Bogor Disegel!Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Gelar Lomba MTQ dan Adzan

Selain memperluas akses pasar bagi UMKM, Arwinsyah menyatakan akan merangkul pelaku usaha dari berbagai sektor guna menjaga stabilitas dunia usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Bogor.

Ia juga meminta dukungan dari pemerintah daerah agar ruang kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah dapat terus terbuka demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya ingin merangkul seluruh pengusaha, baik itu kecil maupun besar, untuk sama-sama memajukan ekonomi di Kota Bogor. Mohon dukungan dari semua pihak agar kolaborasi ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, menilai terpilihnya Arwinsyah menjadi momentum bagi Kadin Kota Bogor untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Ia menilai kepengurusan baru memiliki tantangan untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan iklim usaha yang sehat. Menurutnya, kondisi tersebut penting karena akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peluang usaha bagi masyarakat.

“Tantangan kepengurusan baru bukan hanya menyatukan organisasi, tetapi memastikan dunia usaha di Kota Bogor tetap kondusif sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Almer.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang turut hadir pun berharap kepengurusan baru Kadin dapat ikut menjaga iklim usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang saat ini berada di angka 5,65 persen.

Leave a Comment