HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kawasan Kemang tidak hanya riuh oleh gaya hidup urban, tetapi juga menjadi saksi bisu betapa seriusnya gairah industri kustom otomotif Indonesia saat ini. Motovillage, yang biasanya menjadi titik kumpul santai, kini resmi menjadi titik nol bagi harapan besar ekspor ekonomi kreatif tanah air.
Lebih dari sekadar tempat nongkrong komunitas motor, destinasi satu atap ini bertransformasi menjadi ruang dialog strategis yang penuh energi.
– Advertisement –
Momen ini terjadi saat Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, hadir secara langsung untuk menyerap denyut nadi kreativitas para pejuang otomotif pada Jumat (24/4).
Keunikan Motovillage sebagai ekosistem lengkap yang menyatukan ruang pamer, bengkel spesialis, hingga wadah kreatif menjadi daya tarik utama kunjungan tersebut.
– Advertisement –
Fasilitas terpadu ini menjadi alasan kuat mengapa Motovillage terpilih sebagai titik awal penjajakan potensi ekspor industri kreatif tanah air.
Di sini, motor bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan kanvas bagi nilai tambah ekonomi yang siap menembus pasar global.
Wamen Ekraf melihat bahwa apa yang tercipta di dalam dinding-dinding Motovillage memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas ekspor yang unggul.
Potensi tersebut tidak hanya terbatas pada bentuk produk fisik kustom, tetapi juga merambah ke pengembangan aset digital yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Diskusi di tengah aroma pelumas dan deretan motor ikonik tersebut menegaskan tekad bahwa industri kustom tanah air sudah saatnya naik kelas.
Wamen Ekraf menyoroti pentingnya kolaborasi antara pengrajin mekanik dengan para kreator konten otomotif untuk mempromosikan identitas kreatif daerah ke kancah internasional.
Menanggapi visi besar tersebut, sang nahkoda sekaligus Founder Motovillage, Umar Lubis, menyatakan optimisme yang meluap atas perhatian pemerintah.
“Kita sangat berharap ke depannya dalam waktu cepat ada perhatian yang konkret terhadap industri kreatif otomotif di Indonesia, kami siap menjadi hub untuk bisa membantu,” ujar Umar Lubis dengan penuh harap.
– Advertisement –