HOLOPIS.COM, JAKARTA – Militer Israel menyatakan bahwa konflik melawan Iran dan Hizbullah diperkirakan masih akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Pernyataan tersebut disampaikan saat perang telah memasuki hari ke-23, pada Minggu (22/3).
Juru bicara militer Israel, Effie Defrin, menyebut bahwa situasi di lapangan menunjukkan pertempuran belum akan mereda dalam waktu dekat.
“Pertempuran selama berpekan-pekan melawan Iran dan Hizbullah diperkirakan akan terjadi,” ujar Defrin dalam konferensi pers, dikutip Holopis.com.
Ia juga menegaskan bahwa operasi militer Israel masih terus berjalan secara intensif, terutama melalui serangan udara yang dilakukan tanpa henti sejak awal konflik.
– Advertisement –
“Angkatan udara beroperasi tanpa henti,” kata Defrin.
Menurutnya, sejak dimulainya operasi gabungan dengan Amerika Serikat pada 28 Februari, Israel telah menjatuhkan lebih dari 10.000 amunisi ke ribuan target di berbagai wilayah Iran.
“kami terus menyerang seluruh sistem, infrastruktur, dan komandan rezim,” ujarnya.
Di sisi lain, militer Israel juga tengah menyelidiki sebuah insiden yang menewaskan seorang warga Israel di dekat perbatasan Israel-Lebanon.
Defrin menyatakan bahwa pihaknya sedang mendalami kemungkinan proyektil yang menyebabkan korban tersebut berasal dari tembakan artileri Israel sendiri.
Sebelumnya, Israel sempat menyalahkan Hizbullah atas serangan tersebut, yang juga mengakibatkan dua kendaraan terbakar. Namun, hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
– Advertisement –
