Meski Sarpras Masih Jadi Tantangan, Disdik Cimahi Pastikan Mutu Pendidikan Tetap Dijaga – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras) masih menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan pendidikan di Kota Cimahi. Meski sejumlah sekolah belum memiliki fasilitas yang sepenuhnya ideal, Dinas Pendidikan Kota Cimahi memastikan upaya menjaga mutu pendidikan tetap berjalan melalui berbagai aspek pendukung lainnya.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Juli Suprijadi, mengakui bahwa dibandingkan dengan tujuh standar pendidikan lainnya, aspek sarana dan prasarana masih menjadi bagian yang membutuhkan perhatian lebih.

“Mutu secara umum untuk sarpras memang masih agak kurang kalau dibanding dengan delapan standar yang lain. Tetapi tentu standar yang lain, walaupun empat sekolah itu, atau lima sekolah itu kurang representatif secara hitungan sarpras, tapi insyaallah mutu-mutu yang lainnya mah kita bisa bermutu,” ujar Juli pada Jabar Ekspres, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga:Revitalisasi SMP Cimahi Terbatas, Disdik Akui Kebutuhan Lebih Besar dari AnggaranDisdik Cimahi Fokus Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan SMP, Perbaikan Disesuaikan Kondisi Riil Sekolah

Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada kondisi fisik sekolah, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang menjadi bagian dari standar pendidikan, mulai dari proses pembelajaran, kurikulum, pembiayaan, hingga kualitas tenaga pendidik dan kependidikan.

“Mulai dari proses, terus dari kurikulum, dari biaya, guru, tenaga kependidikan dan sebagainya, sebagai, tujuh standar yang lainnya,” katanya.

Namun, Juli tidak menampik bahwa kondisi sarana dan prasarana yang belum sepenuhnya representatif tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah.

“Tapi kalau dibandingkan dengan sarana prasarana yang memang representatif, kurang. Walaupun bukan berarti tidak berjalan sekolahnya,” ungkapnya.

Di tengah keterbatasan pengembangan lahan sekolah, Dinas Pendidikan Kota Cimahi menilai akses masyarakat terhadap pendidikan tingkat SMP saat ini relatif sudah cukup merata. Hal itu terlihat dari keberadaan sekolah yang telah tersebar di sebagian besar wilayah kelurahan.

Juli menyebut, dari 15 kelurahan di Kota Cimahi, hampir seluruhnya telah memiliki sekolah tingkat SMP yang dapat melayani kebutuhan masyarakat.

“Secara umum memang alhamdulillahnya kita di 15 kelurahan itu sudah ada sekolah masing-masing satu, kecuali Kelurahan Cimahi itu memang belum sama sekali,” tutur Juli.

Baca Juga:Disdik Cimahi Fokus Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan SMP, Perbaikan Disesuaikan Kondisi Riil SekolahSPMB Cimahi Diuji Transparansi, Disdik Janji Perketat Seleksi dan Lindungi Siswa Kurang Mampu

Meski Kelurahan Cimahi belum memiliki SMP secara langsung, kebutuhan pendidikan masyarakat di wilayah tersebut masih dapat dilayani melalui sekolah yang berada di wilayah terdekat, salah satunya di Kelurahan Karangmekar.

Leave a Comment