Menteri Brian Yuliarto Komitmen Batasi Kuota PTN, APTISI Jabar Sambut Positif – jabarekspres.com

BANDUNG – Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jawa Barat (Jabar) Prof. (HC). Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, MT, menyambut positif komitmen Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Sains (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto, Ph.D untuk menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang lebih adil bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Hal tersebut disampaikan Eddy Soeryanto Soegoto dalam Pertemuan “Membangun PTS Unggul dan Berdampak Bersama Kemendiktisaintek dan APTISI” yang digelar di kampus Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung, Minggu (14/6/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan APTISI dari seluruh Indonesia, mulai Sabang hingga Merauke. “Pak Menteri adalah orang yang sangat humble dan baik hati. Beliau tadi menerima semua masukan dengan terbuka dan sudah memberikan beberapa solusi konkret untuk keluhan PTS agar bisa diselesaikan secepat mungkin,” ujar Prof Eddy, yang juga Rektor UNIKOM, usai acara.

Baca Juga:Di Usia 67 Tahun, Menwa Mahawarman Terus Jaga Semangat PengabdianBulan Bung Karno, Ineu Purwadewi Sundari Gelar Pelatihan Tata Boga dan Las Listrik Dasar di Subang

Menurutnya, apa yang disampaikan Menteri Brian merupakan angin segar bagi PTS di seluruh tanah air. “Bagi kami, ini sangat positif. Yang sudah baik kita teruskan, yang perlu diperbaiki kita perbaiki bersama. APTISI Jabar siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan PTS unggul dan berdampak,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Brian Yuliarto, menyampaikan terima kasih atas gagasan dari APTISI serta masukan dari seluruh wilayah. Ia menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai usulan strategis yang telah dirumuskan APTISI, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Pada 2026 ini, jumlah mahasiswa yang diterima di PTN akan sama dengan tahun 2025, bahkan kami prediksi lebih kecil. Ini sebagai respons atas masukan APTISI agar tidak terjadi perebutan calon mahasiswa yang tidak sehat,” kata Menteri Brian di UNIKOM Bandung.

Ia juga mengatakan akan mereformulasi kebijakan Universitas Terbuka agar tidak lagi menyaingi PTS secara tidak sehat. “Kami akan formulasikan aturan baru sehingga semua perguruan tinggi, khususnya PTS, bisa terus tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Masih di lokasi yang sama, Ketua Umum APTISI Pusat Dr. Ir. M. Budi Jatmiko menyampaikan beberapa poin penting hasil diskusi. Antara lain, pembatasan ketat penerimaan mahasiswa baru PTN yang harus rampung pada bulan Juli 2026 ini, tanpa penambahan kuota, serta pengembalian sistem Universitas Terbuka (UT) hanya untuk lulusan SMA yang telah berjarak 2–3 tahun.

Leave a Comment