Malaysia Terapkan WFH untuk 200 Ribu ASN, Imbas Kenaikan Harga BBM

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Malaysia mulai menerapkan kebijakan kerja dari rumah atau work-from-home bagi sekitar 200.000 pegawai negeri sipil mulai Rabu (15/4). Langkah ini diambil sebagai upaya meredam dampak kenaikan harga bahan bakar yang tengah terjadi.

Kebijakan tersebut tidak berlaku secara seragam. Penentuan pelaksanaannya diserahkan kepada masing-masing kepala departemen, sesuai kebutuhan operasional dan jenis pekerjaan. Kepala Sekretaris Pemerintah Malaysia, Shamsul Azri Abu Bakar, menjelaskan bahwa kebijakan ini dirancang agar tetap menjaga produktivitas layanan publik.

– Advertisement –

Ia juga menegaskan bahwa situasi global yang tidak menentu turut memengaruhi kondisi dalam negeri. Namun, pemerintah tetap optimistis pegawai negeri akan menjalankan tanggung jawabnya secara profesional.

“Saya yakin para pegawai negeri tidak akan memanfaatkan hal ini dengan ‘bangun, duduk, dan bersantai’ atau pergi berbelanja,” ujarnya, dikutip Holopis.com, Rabu (15/4).

– Advertisement –

Shamsul Azri menambahkan bahwa fleksibilitas kerja ini tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda pekerjaan. Seluruh program yang telah direncanakan tetap harus berjalan sesuai target.

Kebijakan ini menjadi salah satu langkah adaptif pemerintah Malaysia dalam menghadapi tekanan ekonomi global, sekaligus menjaga efisiensi operasional di sektor publik.

– Advertisement –

Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.

Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.

Leave a Comment