
JABAR EKSPRES – Indonesia menghadapi tantangan serius terkait sampah, di mana sebanyak 42 juta ton makanan terbuang percuma setiap tahunnya. Padahal, sebagian besar bahan tersebut masih sangat layak konsumsi dan bernutrisi tinggi.
Minimnya pemahaman masyarakat dalam mengolah sisa bahan pangan, diduga menjadi pemicu utama melonjaknya volume sampah rumah tangga. Oleh sebab itu, “Happy Plus” berkolaborasi dengan komunitas “Hareudang Bandung” menggelar kegiatan bertajuk “Masak Happy” di Kota Cimahi.
Kegiatan yang digelar di RW 02, Kelurahan Cimahi, pada Minggu (19/4/2026) itu bertujuan mengedukasi masyarakat dalam menekan angka sampah makanan (food waste) sekaligus meningkatkan status gizi warga.
Baca Juga:Menjemput “Lembayung” di Jantung Ciwidey: Harmoni Baru Wisata di Bandung SelatanSailing into Greatness: Rayakan HUT ke-54, Daya Group Perkuat Sinergi dan Ketangguhan Menuju Masa Depan
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyatakan bahwa “Masak Hepi” adalah langkah nyata kolaborasi lintas sektor untuk menyelesaikan dua masalah sekaligus, yakni; penumpukan sampah organik dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Kami memanfaatkan bahan pangan yang berpotensi terbuang, lalu mengolahnya menjadi hidangan yang tidak hanya layak makan, tapi juga kaya manfaat untuk kesehatan,” ujar Adhitia.
Tak hanya soal urusan dapur, lanjut Adhit, kegiatan juga menghadirkan pelayanan holistik bagi warga, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pendampingan gizi dari Ikatan Tenaga Kesehatan Masyarakat, serta mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan pangan yang bijak.
Edukasi Zero Waste dari Dapur
Adhitia menjelaskan, kegiatan”Masak Hepi” secara tidak langsung mengajarkan masyarakat untuk menerapkan prinsip zero waste (bebas sampah) dalam keseharian. Adhitia memberikan contoh konkret pada menu Ayam Teriyaki yang dimasak saat kegiatan.
“Bagian tulang ayam yang biasanya dibuang, diolah kembali menjadi pupuk organik. Air tajin dari beras pun dimanfaatkan untuk pertanian. Jadi, tidak ada bagian yang terbuang percuma,” jelasnya.
Selain itu, warga juga diajak untuk lebih cerdas secara ekonomi. Misalnya, beralih ke sumber protein hewani yang lebih terjangkau namun setara gizinya dengan daging merah, seperti daging ayam.
Bakal Jadi Program Resmi Seluruh Kelurahan
Melihat dampak positifnya, Pemkot Cimahi berencana membawa semangat “Masak Hepi” berkeliling ke seluruh kelurahan. Setelah melalui tahap uji coba sebelumnya di Kelurahan Padasuka dan Kelurahan Cimahi.