
JABAR EKSPRES – Penemuan kerangka manusia di bantaran Sungai Citarum di perbatasan Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot pada Kamis (16/4/2026) siang membuat geger warga sekitar.
Tak hanya warga, banyak pengendara motor juga ikut melihat adanya penemuan kerangka yang berada di antara tumpukan sampah.
Kapolsek Baleendah, AKP Hendri Noki mengatakan jika temuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga yang melintas di jembatan penghubung kedua wilayah sekitar pukul 13.30 WIB.
Baca Juga:Tanggul Ambruk dan Korban Hanyut, Bupati Bandung Dorong Percepatan Penanganan BencanaPemkot Bandung Akui Penanganan Banjir Bandung Timur Terkendala Kondisi Hilir
Dari atas jembatan, warga melihat objek mencurigakan dan setelah diamati menyerupai tengkorak manusia.
“Iya betul laporan tadi siang dan kami langsung mendatangi lokasi kejadian dan dari atas jembatan sudah terlihat bentuk tengkorak di tumpukan sampah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan proses evakuasi.
Kerangka sendiri ditemukan dalam kondisi terhimpit sampah di bawah jembatan.
“Proses evakuasi berlangsung lancar dan dilakukan secara hati-hati oleh petugas hingga akhirnya berhasil diangkat dari lokasi,” katanya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi jasad diketahui sudah sebagian menjadi tulang belulang, sementara bagian lainnya masih terdapat jaringan tubuh.
Petugas juga menemukan pakaian yang masih melekat pada kerangka tersebut.
“Terdapat ciri khusus berupa material kawat pada pakaian yang kini menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses identifikasi,” ungkapnya.
Saat ini, kepolisian masih melakukan pengembangan lebih lanjut guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
Baca Juga:Building Materials Expo 2026: Pusat Inovasi Hunian Modern Hadir di d’botanica Mall BandungNikah di KUA Kian Diminati, Kemenag Kabupaten Bogor Ajak Generasi Muda Sederhanakan Resepsi
Kerangka tersebut telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi oleh tim Inafis Polresta Bandung.
Polisi pun menduga temuan ini berkaitan dengan laporan orang hilang yang diterima sebelumnya.
“Kerangka sudah dibawa oleh tim inafis. Tapi dugaan sementara mengarah ke laporan orang hilang. Namun masih dalam tahap pencocokan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya kini fokus mencocokkan data, termasuk melalui pakaian terakhir yang dikenakan korban.
“Kami saat ini fokus mencocokkan data, termasuk dari pakaian yang ditemukan pada kerangka tersebut,” pungkasnya.