
JABAR EKSPRES – Atmosfer di Bandung mulai memanas. Bukan hanya karena cuaca, tetapi juga karena semangat yang menggelora dari skuad Persib Bandung jelang duel penting kontra PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (3/5) sore, diprediksi menjadi panggung pembuktian bagi Maung Bandung yang tengah menemukan ritme terbaiknya.
Sorotan utama tertuju pada sosok bek tangguh asal Italia, Federico Barba.
Baca Juga:Banner “SHUT UP KDM” Terpampang di GBLA Saat Laga Persib Bandung vs Arema F, Ada Apa Ya?Ultimatum Bojan Hodak untuk Persib di Laga Kontra Arema FC: Fokus, Tak Ada Kompromi!
Dalam konferensi pers sehari sebelum pertandingan, Barba memancarkan aura optimisme yang menular ke seluruh tim.
Ia menilai kemenangan di laga sebelumnya bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan suntikan moral yang sangat berarti.
“Kami mendapatkan banyak kepercayaan diri dari pertandingan terakhir. Itu laga yang sangat berat, tapi kami berhasil melewatinya bersama. Ini penting, karena sekarang kami butuh energi ekstra,” ujarnya dengan nada tegas.
Pernyataan Barba mencerminkan kondisi mental tim yang tengah berada di jalur positif.
Persib tampaknya mulai menemukan keseimbangan antara lini belakang yang solid dan daya gedor yang semakin tajam.
Dalam beberapa pekan terakhir, permainan kolektif mereka menunjukkan peningkatan signifikan, lebih disiplin, lebih terorganisir, dan tentu saja lebih lapar kemenangan.
Namun, Barba juga menegaskan bahwa euforia tak boleh berlebihan. Baginya, kompetisi masih panjang, dan fokus adalah kunci utama.
Baca Juga:Tragis! Pemotor Tewas Usai Tertimpa Pohon Palem di Jalan Tegar Beriman CibinongIrigasi Ciramajaya Tak Berfungsi, Wabup Tasikmalaya Janji Perjuangkan Revitalisasi
“Setiap pertandingan adalah final. Kami harus memenangkannya satu per satu. Saat ini, yang paling penting adalah laga berikutnya, bukan tiga pertandingan setelahnya,” tegasnya.
Pendekatan ini menunjukkan kedewasaan skuad Persib dalam mengelola tekanan. Alih-alih terbebani target besar, mereka memilih memecah tantangan menjadi misi-misi kecil yang harus dituntaskan dengan maksimal.
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta bukan lawan yang bisa dianggap remeh.
Tim berjuluk Laskar Mataram itu dikenal memiliki semangat juang tinggi dan kerap tampil mengejutkan, terutama saat menghadapi tim besar. Hal ini membuat duel di GBLA dipastikan berlangsung sengit sejak menit pertama.
Dukungan Bobotoh juga diyakini akan menjadi faktor krusial.
Stadion GBLA yang bergemuruh dapat menjadi “pemain ke-12” yang memberi dorongan ekstra bagi Persib untuk tampil dominan.