
JABAR EKSPRES – Kendaraan besar khususnya truk sumbu tiga diimbau agar tidak melintasi jalur arteri, tepatnya di kawasan pendidikan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengimbau para perusahaan pemilik kendaraan berat, terkait larangan tersebut demi menjaga keselamatan, keamanan, kenyamanan dan kelancaran lalu lintas.
Bupati mengaku, langkah yang diambil berdasarkan aspirasi masyarakat, mahasiswa dan para dosen, supaya kendaraan besar khususnya truk sumbu tiga untuk tidak melewati kawasan pendidikan Jatinangor.
Baca Juga:Persebaya Rayakan Hari Jadi ke-99 dengan Semangat ‘Persebaya untuk Semua’Genjot Serapan Telur dan Ayam untuk Program MBG, Harga Peternak Mulai Terdongkrak
“Hal ini demi menjaga keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas di kawasan yang aktivitas pendidikannya sangat padat,” katanya saat diwawancara pada Rabu (17/6/2026).
Dony menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh pengusaha angkutan dan pemilik kendaraan berat agar memanfaatkan akses Jalan Tol Cisumdawu yang telah tersedia.
Bagi kendaraan besar dari arah Bandung menuju Sumedang maupun Cirebon, diharapkan masuk melalui Gerbang Tol Cileunyi dan melanjutkan perjalanan melalui Tol Cisumdawu tanpa melewati kawasan Jatinangor.
Sebaliknya, kendaraan dari arah Sumedang menuju Bandung dapat masuk melalui Gerbang Tol Pamulihan menuju Cileunyi.
“Kami berharap para pengusaha dan pengemudi kendaraan besar dapat memanfaatkan tol, dengan masuk dari Cileunyi atau Pamulihan, biaya tol yang dikeluarkan tidak terlalu memberatkan,” jelas Dony.
“Namun manfaatnya sangat besar untuk mengurangi kepadatan dan meningkatkan keselamatan masyarakat di Jatinangor,” tambah Bupati.
Menurut Dony, penggunaan Tol Cisumdawu oleh kendaraan berat tidak hanya mengurangi kepadatan di kawasan pendidikan Jatinangor, tetapi juga menjadi solusi untuk menghindari titik rawan kemacetan lainnya seperti kawasan Cadas Pangeran.
Baca Juga:Freeport Percepat Perpanjangan Izin Tambang, Draf Divestasi Saham Sudah Diserahkan ke Pemerintah3 Kecamatan di Kabupaten Bogor Dilanda Kekeringan, Ribuan Jiwa Terdampak
“Harapan kami, kendaraan besar bisa beralih menggunakan tol sehingga masyarakat dapat menikmati kondisi lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan lancar, baik di kawasan Jatinangor maupun jalur menuju Sumedang,” pungkasnya. (Bas)