
JABAR EKSPRES – Kekeringan di Kabupaten Bogor kian menggigit, sebanyak 1.127 warga di Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, mengalami krisis air bersih setelah sumur resapan milik warga mengering akibat minimnya curah hujan.
Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan kekeringan terjadi akibat menurunnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Kemudian, pihaknya langsung menyalurkan bantuan air bersih 10.000 liter ke dua wilayah terdampak, yakni Kampung Kalong Babakan dan Kampung Pasir Manggu, Desa Kalong Liud.
Baca Juga:Godzilla El Nino Mengintai, BPBD: Hampir Seluruh Wilayah Kabupaten Bogor Berpotensi Terdampak KekeringanBPBD Kabupaten Bogor Prediksi Puncak Kekeringan Terjadi Agustus-September
“Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber air sumur resapan mengalami kekeringan sehingga warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” kata Adam, Selasa (23/6/2026).
Dari data BPBD, total warga terdampak dari 2 kampung tersebut mencapai 266 kepala keluarga atau 1.127 jiwa.
Kata Adam, kondisi kekeringan dipicu berkurangnya curah hujan dalam jangka waktu cukup lama sehingga pasokan air bersih warga terganggu.
Kendati begitu, kebutuhan mendesak warga untuk sementara telah terpenuhi setelah bantuan air bersih disalurkn ke lokasi terdampak.
“Untuk sementara kebutuhan air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat,” kata Adam.
Ia menyebut, tim BPBD terus memantau perkembangan kondisi kekeringan dan siap lakukan penanganan apabila jumlah wilayah terdampak kembali bertambah.
Pewarta: Dzihar