KDKMP Didorong Kelola Sampah dan Peternakan Ayam Petelur, Jadi Solusi Baru Desa – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mengembangkan usaha berbasis kebutuhan daerah, mulai dari pengelolaan sampah hingga peternakan ayam petelur.

Langkah tersebut dilakukan agar koperasi desa tidak hanya bergantung pada usaha sembako atau pemasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan di masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Dindin Syahidin mengatakan, KDKMP memiliki keleluasaan mengembangkan berbagai jenis usaha sesuai potensi desa karena dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 terdapat tujuh jenis gerai usaha yang dapat dijalankan.

Baca Juga:Cungkil Kaca Dapur, Maling Gondol Uang dan Tablet Kasir Kafe di CibinongPemkab Tasikmalaya Siapkan Mal Pelayanan Publik, Urus KTP hingga Izin Usaha Cukup di Satu Tempat

“Di KDKMP ini ada tujuh unit usaha yang dimungkinkan. Jadi bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat, seperti pengelolaan sampah, wisata dan usaha lainnya,” ujar Dindin saat ditemui di kantornya, Kamis (18/6/2026).

Saat ini, sudah ada tiga KDKMP yang mengembangkan usaha pengelolaan sampah, yakni di Desa Langensari Kecamatan Pameungpeuk, Desa Lamajang Kecamatan Pangalengan, dan Desa Patengan Kecamatan Rancabali.

Menurut Dindin, model pengelolaan sampah di Desa Langensari akan dijadikan contoh bagi KDKMP lainnya di Kabupaten Bandung.

“Nanti pengurus KDKMP lain akan kami undang ke Langensari untuk belajar langsung di sana. Bahkan KDKMP Langensari bisa menjadi offtaker untuk pengelolaan sampah dari wilayah lain,” katanya.

Ia menjelaskan, sampah organik yang masuk ke fasilitas pengolahan dimanfaatkan menjadi pupuk, sedangkan sampah anorganik diolah menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi.

“Ada yang organik dijadikan pupuk. Yang anorganik dijadikan beberapa kerajinan dan produk lainnya. Ini potensi yang akan kami kembangkan melalui pelatihan tematik,” tuturnya.

Selain sektor persampahan, Pemkab Bandung juga menyiapkan program pengembangan usaha peternakan ayam petelur melalui KDKMP.

Baca Juga:PHE Cetak Rekor Produksi 1 Juta BOEPD, Temuan Sumber Daya 1 Miliar BOE Perkuat Ketahanan Energi IndonesiaSemarak Obor Tahun Baru Islam Tetap Menyala di Perkampungan Tasikmalaya

Program tersebut sekaligus menjadi upaya membantu menjaga pasokan dan ketersediaan telur di Kabupaten Bandung.

“Ada arahan Pak Bupati untuk menjawab persoalan kelangkaan telur. Nanti beberapa KDKMP akan kami dorong mengelola peternakan ayam petelur,” kata Dindin.

Untuk mendukung permodalan, KDKMP dapat mengakses pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi sesuai Peraturan Menteri Koperasi Nomor 9.

Leave a Comment