
JABAR EKSPRES – Pelaku penyekapan sadis bernama Taufik Hidayat (30), ternyata sempat menginap di salah satu tempat penginapan wilayah Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Itu dilakukan sebelum aksinya viral hingga ditangani pihak kepolisian.
Bahkan, Taufik Hidayat dikabarkan mengambil gawai milik seorang perempuan yang diduga sebagai teman kencannya.
Seorang resepsionis De Java Residence Jatinangor, Alam Firmansah mengaku bahwa, pihaknya mengetahui pelaku merupakan Taufik Hidayat karena mencocokkan foto yang viral di media sosial dengan rekaman CCTV.
Baca Juga:Update Kasus Taufik Hidayat, Polda Jabar akan Gelar Rekontruksi BesokKasus Taufik Hidayat Kian Kompleks, Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual pada Korban
“Setelah viral kami cocokkan dengam CCTV dan ternyata mukanya pelaku ini sama,” katanya kepada Jabar Ekspres, Rabu (1/7/2026).
Dijelaskan Alam, pelaku ketika datang ke penginapan bersama teman kencannya seorang perempuan sekira pukul 23.20 pada Rabu (4/3/2026) malam.
Melalui rekaman CCTV yang diterima Jabar Ekspres, terlihat jika Taufik Hidayat mengenakan celana jeans dengan kemeja motif kotak-kotak lengan panjang.
Pelaku bersama teman kencannya memesan kamar dan beristirahat di hotel De Java Residence. Taufik Hidayat terlihat mondar-mandir dan sempat berbincang dengan resepsionis lalu membawa dua botol minuman bersoda.
Setelah beberapa kali keluar masuk kamar, Taufik Hidayat terekam hendak pergi usai menyimpan helm ke sepeda motornya dan terlihat sudah berpakaian lengkap dengan sepatu.
Sebelum akhirnya meninggalkan hotel De Java Residence Jatinangor, pelaku sempat terlihat cekcok dengan pelayan resepsionis hingga akhirnya pergi dari lokasi.
Rekaman CCTV menunjukkan, sepeda motor yang digunakan ke hotel De Java Residence Jatinangor, tampak sama persis dengan kendaraan yang telah diamankan Polda Jabar.
Baca Juga:Komisi V Prihatin Kasus Penyekapan, Alarm Tingkat Kepedulian SesamaKeluarga YTR Korban Penyekapan Bersyukur Taufik Ditangkap, Fokus Pulihkan Kondisi Korban
Kini sepeda motor Yamaha N-Max hitam bernomor Polisi D-4417-YDA tersebut, sudah jadi barang bukti dalam kasus penyekapan sadis yang dilakukan Taufik Hidayat.
“Iya pakai N-Max warna hitam. Waktu dia (pelaku) sudah pergi, enggak lama kemudian teman wanitanya keluar kamar,” beber Alam.
“Waktu kejadian itu yang nerima resepsionis teman saya, pas ribut-ribut saya datang menanyakan persoalan, ternyata teman wanitanya ngaku HP dibawa pelaku,” lanjutnya.
Alam menyampaikan, dari pengakuan teman wanita yang dibawa Taufik Hidayat saat itu, gawai korban dibawa sebab sebelum memasuki kamar diminta pelaku untuk dimasukkan ke bagasi sepeda motornya.