HOLOPIS.COM, JAKARTA – KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) telah menetapkan sejumlah tersangka suap berkaitan dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Pemkab Muara Enim. Empat orang dijerat dalam dugaan tindak pidana ini, salah satunya Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan, Titin Rita Lestari.
Sementara tiga pihak lain yang dijerat yakni Augus Dwianggara alias Angga selaku tenaga ahli sekaligus orang kepercayaan Anggota BPK V Bobby Adhito Rizaldi; Edison selaku Bupati Muara Enim.
Titin dan Angga tampak mengenakan rompi orange tahanan KPK dan tangan terborgol saat keluar loby Gedung Merah Putih KPK menuju mobil tahanan, Kamis (11/6/2026). Titin sempat memberikan sedikit keterangan kepada media sebelum memasuki mobil tahanan. Sementara Angga milih bungkam saat dikonfirmasi sejumlah pertanyaan jurnalis.
“Ini enggak adil. Saya cuma pelaksana,” ucap Titin, seperti dikutip Holopis.com.
Titin menampik adanya penerimaan uang. Namun Titin tak merespon saat disinggung lebih lanjut pernyataannya itu dan keterlibatan Bobby.
“Saya pelaksana saja,” singkat Titin.
– Advertisement –
Adapun Edison telah lebih dahulu berrompi orange atas kasus dugaan suap terkait pengadaan proyek pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2025. Salah satu pengadaan adalah smart board.
Penetapan tersangka itu merupakan hasil pemeriksaan intensif dan gelar perkara pasca menangkap sejumlah pihak dalam dalam operasi tangkap (OTT). Awalnya KPK melakukan OTT terhadap Edison dan sejumlah pihak terkait dugaan penerimaan uang pada pengadaan smart board.
Dari situ, KPK mendapatkan temuan lain. Diduga telah terjadi pemberian uang kepada sejumlah pihak berkaitan dengan temuan audit BPK.
“Dugaan pemberian ini berkaitan dengan temuan BPK dalam pengadaan salah satunya adalah Smart TV yang kemarin sudah kita jelaskan dalam konstruksi perkara Muara Enim,” ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.