HOLOPIS.COM, JAKARTA – Banyak orang merasa makeup terlihat flawless saat baru selesai dipakai, tetapi beberapa jam kemudian complexion mulai terlihat pecah, crack, atau menggumpal di area tertentu wajah. Kondisi ini sering membuat makeup tampak kurang halus meski produk yang digunakan sebenarnya cukup bagus.
Masalah complexion pecah memang menjadi salah satu hal yang paling sering dikeluhkan para pengguna makeup, terutama di cuaca panas dan lembap seperti Indonesia. Tidak sedikit yang akhirnya menyalahkan foundation atau cushion yang dipakai, padahal penyebabnya bisa datang dari banyak hal.
Mulai dari kondisi kulit, teknik aplikasi, hingga kombinasi skincare dan makeup ternyata ikut memengaruhi hasil akhir complexion di wajah.
1. Kulit Kering Jadi Salah Satu Penyebab Utama
Complexion yang crack sering terjadi ketika kondisi kulit terlalu kering atau dehidrasi. Saat permukaan kulit tidak cukup lembap, foundation jadi lebih sulit menempel dengan halus dan akhirnya terlihat pecah di beberapa area.
– Advertisement –
Biasanya bagian yang paling cepat terlihat crack adalah area bawah mata, sekitar mulut, dan hidung.
2. Terlalu Banyak Layer Produk
Banyak orang memakai terlalu banyak skincare dan makeup sekaligus demi mendapatkan hasil glowing. Namun layering produk berlebihan justru bisa membuat complexion lebih mudah bergeser dan menggumpal.
Apalagi jika tekstur produk yang dipakai kurang cocok satu sama lain, makeup bisa lebih cepat “pecah” setelah beberapa jam.
3. Teknik Aplikasi Ikut Berpengaruh
Cara mengaplikasikan makeup ternyata juga punya pengaruh besar terhadap hasil akhir complexion.
Menggosok foundation terlalu keras menggunakan sponge atau brush kadang membuat produk tidak menyatu dengan baik di kulit. Karena itu, banyak makeup artist lebih menyarankan teknik tap atau ditepuk perlahan agar complexion terlihat lebih natural.
4. Makeup Tebal Tidak Selalu Lebih Bagus
Banyak orang mengira complexion tebal akan membuat makeup lebih tahan lama. Padahal, penggunaan foundation atau bedak terlalu banyak justru membuat makeup lebih gampang crack.
Belakangan ini, tren complexion tipis dan skin-like finish semakin populer karena dianggap terlihat lebih natural dan nyaman dipakai seharian.
5. Persiapan Kulit Tetap Jadi Kunci
Di balik makeup yang terlihat halus, kondisi kulit sebenarnya punya peran paling besar. Karena itu, hidrasi kulit dan skin prep sebelum makeup tetap menjadi langkah penting yang tidak boleh dilewatkan.
Menggunakan moisturizer sesuai jenis kulit dan memberi jeda sebelum memakai foundation bisa membantu complexion lebih menempel dan tahan lama.
Pada akhirnya, makeup yang crack bukan selalu berarti produknya jelek. Kadang, kulit hanya sedang membutuhkan persiapan yang lebih tepat agar complexion bisa terlihat lebih mulus dan nyaman dipakai sepanjang hari.
– Advertisement –