
JABAR EKSPRES – Perayaan Iduladha 2026 di Kota Cimahi menghadirkan inovasi baru dalam pendistribusian daging kurban.
Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi menyiapkan program “Karung Sehat” guna memastikan daging kurban diterima masyarakat dalam kondisi higienis, aman, dan layak konsumsi.
Program tersebut menjadi bagian dari langkah pengawasan menyeluruh yang dilakukan Dispangtan Cimahi menjelang Hari Raya Iduladha, mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan kurban hingga proses distribusi daging kepada masyarakat.
Baca Juga:Libur Iduladha, Jalur Puncak Bogor Mulai Dipenuhi Kendaraan WisatawanPolres Tasikmalaya Salurkan 27 Hewan Kurban untuk Warga dan Pesantren di Iduladha 1447 H
Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Mariam, mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dimulai sejak 11 Mei 2026 di berbagai lapak penjualan hewan kurban di wilayah Kota Cimahi.
“Kami akan melakukan pemeriksaan ante mortem untuk memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat syariat maupun kesehatan,” ujar Tita saat dikonfirmasi, Jum’at (29/5/26).
Untuk memperkuat pengawasan, Dispangtan menggandeng Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia dengan menerjunkan lebih dari 30 petugas gabungan selama masa pemeriksaan berlangsung.
Menurut Tita, pemeriksaan dilakukan secara ketat karena hewan kurban wajib memenuhi sejumlah persyaratan, seperti sehat, tidak cacat, tidak kurus, dan cukup umur sesuai ketentuan syariat Islam.
“Umur hewan bisa dilihat dari pertumbuhan gigi tetapnya. Untuk kambing dan domba minimal berusia satu tahun, sedangkan sapi atau kerbau minimal dua tahun,” jelasnya.
Selain itu, hewan jantan menjadi prioritas dan tidak boleh mengalami cacat fisik yang dapat memengaruhi kelayakan kurban. Jika ditemukan hewan sakit, petugas akan meminta pedagang segera memisahkannya dari kandang utama guna mencegah penularan penyakit.
Dispangtan Cimahi memperkirakan kebutuhan hewan kurban tahun ini mencapai 4.240 ekor, terdiri dari 1.940 sapi, 2.180 domba, dan 120 kambing.
Baca Juga:Hari Pertama Long Weekend Iduladha, 24 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak BogorViral Video Pemeriksaan Saksi di Rumah, Polres Bogor Tegaskan Tak Ada Pemaksaan
Sebagai penanda hewan yang telah lolos pemeriksaan kesehatan, Dispangtan juga menyiapkan 3.600 kalung tanda sehat yang akan dipasang pada ternak kurban.
Pengawasan tidak hanya dilakukan di lapak penjualan, tetapi juga hingga menjelang proses penyembelihan. Petugas akan memeriksa hewan kurban yang datang mendadak dari luar daerah maupun hewan yang dipotong di lokasi DKM masjid.
“Ada hewan yang datang H-1 Iduladha dari luar daerah. Itu tetap akan kami periksa sebelum dipotong agar masyarakat merasa aman,” kata Tita.