
JABAR EKSPRES – Tim gabungan Rukyatul Hilal dari Kementerian Agama (Kemenag), MUI, pimpinan ormas Islam, dan Universitas Islam Bandung (UNISBA) melaporkan hilal 1 Syawal 1447 Hijriah belum terlihat.
Kepala Kanwil Kemenag Jabar Dudu Rohman mengatakan, alasan belum terlihatnya hilal 1 Syawal 1447 Hijriah dikarenakan cuaca khususnya di Kota Bandung masih dalam kondisi buruk serta belum memenuhi persyaratan.
“Hasil dari rukyat hilal (pengamatan) di Jawa Barat dari 7 titik hilal tidak terlihat, dan tadi sudah disampaikan apa yang terjadi hari ini,” ucapanya di Observatorium Albiruni, Unisba, Kamis, (19/3).
Baca Juga:Mendag Pantau Pasar Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok Dinilai Masih TerkendaliMendag Kaji Ulang Aturan E-Commerce Usai Maraknya Kasus Penipuan Transaksi Online
Khusus di Kota Bandung sendiri, Dudu menyebut hilal masih jauh dari 1 drajat. Sehingga menurut dia, hal menjadi salah satu faktor belum terlihatnya hilal selain akibat kondisi cuaca.
“Untuk itu kami tentunya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menghormati keputusan masing-masing, tidak saling menyalahkan atau mencela, dan juga mengutamakan akhlakukan karimah dan menjaga persatuan, serta mengikuti junjungan agama dengan bijak,” ungkapnya.
Selanjutnya Dudu mengaku, hasil pengamatan atau pemantauan hilal 1 Syawal 1447 Hijriah ini akan dilaporkan ke Kementerian Agama untuk dilakukan sidang isbat.
“Hasil dari rukyatul hilal di Jawa Barat dari 7 titik ini termasuk Unisba ini akan dilaporkan kepada menteri agama, dan malam ini akan sidang isbat di Jakarta,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, jemaah muhamadiyah khususnya di Jawa Barat (Jabar), telah memutuskan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, digelar pada Jum’at, 20 Maret 2026 besok.
Menurut Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jabar, Iu Rusliana, Keputusan ini mengacu berdasarkan kalender global Islam atau hijriah yang diterapkan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
“Insyaallah Jum’at ini tanggal 20 (Maret). Ini sesuai edaran dari pimpinan pusat. Kami sudah bersiap, informasi juga sudah di sebar luaskan untuk pelaksanaannya di semua daerah,” katanya, Kamis (19/3).
Baca Juga:Jelang Lebaran, Gerakan Pasar Murah di Baleendah Disambut Antusias WargaSatu Tahun Danantara Indonesia: Memperkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia
Rusliana menambahkan, berdasarkan maklumat pimpinan pusat nomor 1/MLM/I.0/E/2025, untuk pelaksanaan salat Idul Fitri jemaah akan digelar di seluruh masjid Muhammadiyah khususnya yang berada di Jabar.
Sehingga pelaksanaan salat Idul Fitri, menurutnya nanti akan dimulai dan digelar sekitar pukul 06.00 WIB.