Gelar Aksi Damai di Bandung, MPP Peragakan Adegan Penyiksaan Tentara Israel pada Aktivis dan Warga Palestina – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Mujahidah Pembela Palestina (MPP) berkolaborasi dengan Solidaritas Seni Untuk Palestina, Bandung Student Justice For Palestina serta Influenser Muhammad Rizal Ramadhan menggelar aksi damai di Jalan Asia Afrika Kota Bandung, pada Minggu Sore (7/6/2026).

Ditengah keramaian para wisatawan yang mengunjungi lokasi tersebut, Aksi puluhan massa ini dimulai dengan jalan kaki dari Monumen Prasasti Dasasila (Savoy Homann) menuju Monumen Solidaritas Asia Afrika (Palestine Walk).

Sepanjang jalan, banyak warga yang simpatik dengan aksi tesebut dan turut serta memberikan semangat dengan berteriak “Fre Fre Palestine”.

Baca Juga:Baktiku Negeriku 2026: Strategi Telkomsel Bangun Desa Mandiri Berbasis Teknologi DigitalDiikuti Ribuan Orang, Fun Walk Hari BPR-BPRS Nasional Sukses Digelar di Bandung

Menurut Ketua Mujahidah Pembela Palestina Tine Kemala Dewi, aksi ini dilakukan untuk memperingati “59 Tahun Tragedi Naksa” yakni tragedi yang meletus pada tahun 1967 merupakan catatan sejarah kelam, di mana lebih dari 750.000 warga Palestina dipaksa mengungsi dari tanah kelahiran mereka sendiri.

Peristiwa tersebut menjadi awal mula pendudukan militer di Tepi Barat dan Gaza, serta aneksasi ilegal terhadap Yerusalem Timur oleh Israel yang hingga kini terus ditentang oleh komunitas internasional.

Selain itu, aksi ini sekaligus menyuarakan solidaritas bagi kemerdekaan rakyat Palestina. Dalam aksinya, mereka memperagaan adegan penyiksaan yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap para aktivis kemanusiaan dan juga warga Palestina.

Adegan yang hanya berlangsung 10 menit berupa sujud dengan tangan kebelakang seperi sedang terikat tersebut ternyata cukup membuat para peserta aksi menangis

Salah satu peserta aksi Nina Yusiana, mengaku tidak kuat membayangkan, betapa beratnya penderitaan warga Palestine.

“Kita yang hanya 10 menit melakukan ini saja sudah tidak sanggup, apalagi mereka yang terikat beneran dan disiksa sampai tulangnya patah,” ujarnya dengan mata sembab.

Aksi ini juga diisi dengan Orasi dari berbagai element yang terlibat, salah satunya dari Influeser Rizal Ramadhan dari akun Instagram @ramaa1604. Rama yang sudah beberapa kali berhasil menembus masuk ke camp-camp pengungsian anak di Palestina menggambarkan kondisi yang terjadi disana.

Baca Juga:Perkuat Tata Kelola dan Keberlanjutan Transformasi Bisnis, Direksi dan Dewan Komisaris PT Len Industri DiubahDEFEND ID Berqurban 2026, Salurkan 100 Hewan Kurban Untuk Masyarakat

“Banyak anak-anak yang menderita kelaparan, bahkan tidak sedikit yang tubuhnya sudah tidak utuh, mereka sangat membutuhkan perhatian dari kita.” ujarnya.

Leave a Comment