HOLOPIS.COM, BEKASI – Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka-luka akibat kecelakaan yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan kereta jarak jauh di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.50 WIB dan langsung memicu kepanikan di dalam rangkaian kereta.
Pihak PT Kereta Api Indonesia memastikan para korban luka akan segera mendapatkan penanganan medis. “Ada beberapa rumah sakit yang dituju,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com
– Advertisement –
Meski demikian, hingga saat ini jumlah pasti korban luka belum dapat dipastikan. Petugas gabungan masih terus melakukan proses evakuasi terhadap penumpang maupun awak kereta yang terdampak dalam insiden tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian korban luka telah dilarikan ke tiga rumah sakit yang ada di Kota Bekasi. Sementara lainnya dibawa ke sejumlah rumah sakit swasta yang lokasinya tidak jauh dari area kejadian.
– Advertisement –
Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kondisi mencekam pascatabrakan. Dalam video tersebut, tampak bagian gerbong wanita KRL mengalami kerusakan parah setelah dihantam keras oleh kereta jarak jauh dari arah belakang.
“Ini yang tabrak kepalanya sampai tembus gerbong wanita bagian belakang,” terdengar suara dalam video yang viral tersebut.
Benturan keras membuat bagian belakang KRL ringsek dan memicu kepanikan penumpang. Sejumlah orang terlihat berusaha menyelamatkan diri, sementara teriakan minta tolong terdengar di tengah situasi darurat.
Hingga kini, proses evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan petugas dan warga sekitar. Aparat juga terus melakukan pendataan korban serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
– Advertisement –
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.
Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.