Faunaland Siap Kelola Kebun Binatang Bandung, Usung Konsep Konservasi Urban Ramah Satwa – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Faunaland menyatakan kesiapan untuk mengikuti proses pemilihan mitra Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) pengelolaan Kawasan Kebun Binatang Bandung yang saat ini tengah dibuka Pemerintah Kota Bandung.

Pengelola Faunaland Ancol Jakarta dan Faunaland Buperta Cibubur tersebut menilai proses seleksi ini menjadi momentum penting untuk menghadirkan wajah baru kebun binatang yang lebih modern, edukatif, ramah satwa, sekaligus dekat dengan kehidupan masyarakat perkotaan.

Dengan pengalaman mengelola kawasan konservasi di tengah hiruk pikuk kota besar, Faunaland optimistis konsep konservasi urban yang mereka kembangkan dapat diterapkan di Kebun Binatang Bandung.

Baca Juga:APFI 2026 Pajang 40 Karya Foto Terbaik di Taman Siliwangi CibinongUPI Kukuhkan 14 Guru Besar, Prof Eka Cahya Prima Pecahkan Rekor Jadi Profesor Termuda di Usia 35 Tahun

Terlebih, lokasi kebun binatang yang berada di pusat Kota Bandung dinilai memiliki potensi besar sebagai ruang interaksi publik lintas generasi.

Faunaland selama ini dikenal mengembangkan kawasan konservasi yang terintegrasi dengan ruang publik, edukasi keluarga, hingga aktivitas komunitas masyarakat kota.

Pendekatan tersebut membuat lembaga konservasi tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang belajar lingkungan hidup yang lebih terbuka dan nyaman.

“Bandung memiliki karakter kota yang kreatif, hijau dan sangat dekat dengan aktivitas komunitas serta keluarga muda. Karena itu kami melihat Kebun Binatang Bandung memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang konservasi urban yang tidak hanya sehat bagi satwa, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan ruang hijau yang hidup bagi masyarakat,” ujar CEO Faunaland Indonesia, Danny Gunalen, Jum’at (8/5/26).

Menurut Danny, perhatian masyarakat terhadap isu kesejahteraan satwa kini terus meningkat.

Publik tidak lagi hanya memandang kebun binatang sebagai tempat hiburan, tetapi juga menilai kualitas habitat, pola perawatan, kesehatan satwa hingga tanggung jawab pengelola dalam menjalankan fungsi konservasi dan edukasi.

Karena itu, ia menilai pengelolaan Kebun Binatang Bandung ke depan perlu mengedepankan peningkatan kualitas habitat satwa, penguatan fasilitas konservasi, hingga tata kelola profesional yang mampu membangun kepercayaan publik secara berkelanjutan.

Baca Juga:Kemenkop Perkuat Transformasi Pertambangan Berbasis Koperasi di NTBTangis Haru Valentina dan Kisah Kebermanfaatan Program Sekolah Kemitraan Pemprov Jateng

Selain fokus pada pengelolaan konservasi urban, Faunaland juga disebut aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai jaringan dan komunitas konservasi internasional.

Kolaborasi tersebut dilakukan dalam pengembangan edukasi satwa, enrichment habitat hingga peningkatan standar animal welfare.

Leave a Comment