
JABAR EKSPRES – Disaat ribuan bisnis kuliner di seluruh Asia Tenggara terpaksa tutup akibat lonjakan biaya bahan baku dan efek domino krisis ekonomi global 2026, ESB (PT Esensi Solusi Buana) justru membawa solusi langsung ke jantung salah satu kota kuliner paling dinamis di Indonesia: Bandung.
ESB — penyedia ekosistem teknologi F&B terintegrasi terbesar di Indonesia yang meraih pengakuan Forbes Asia 100 to Watch 2025 — resmi membuka rangkaian roadshow nasional “F&B Mentoring Day” di Bandung.
Program ini dirancang sebagai respons nyata terhadap tekanan ganda (double squeeze) yang kini dihadapi para pengusaha kuliner: kenaikan harga bahan baku akibat krisis energi global sekaligus tuntutan konsumen akan layanan yang lebih cepat, transparan, dan berkesan.
Baca Juga:Konvensi ke-50 Lions Club di Bandung Perkuat Sinergi Antar Distrik untuk Pelayanan Sosialbank bjb Perluas Layanan Perbankan Melalui Kerja Sama Strategis dengan PT Taspen
Bandung dipilih sebagai kota pembuka dari 10 kota roadshow nasional bukan tanpa alasan.
Berdasarkan Open Data Jawa Barat, Kota Bandung tercatat memiliki 187.355 unit UMKM kuliner aktif, menempatkannya sebagai kota dengan ekosistem kuliner terbesar ketiga di Jawa Barat.
Data BPS 2024 mencatat PDRB sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Jawa Barat mencapai Rp 86,66 triliun, tumbuh 9 persen secara tahunan.
Sementara OJK Jawa Barat (per Januari 2026) mencatat total kredit UMKM di Jawa Barat telah mencapai Rp 186 triliun — terbesar kedua secara nasional — dengan Kota Bandung menjadi penyalur terbesar di Jawa Barat sebesar Rp 25,05 triliun.
Besarnya skala ini merepresentasikan tantangan sekaligus peluang strategis yang dihadapi ekosistem kuliner Indonesia: permintaan konsumen yang kuat, namun margin yang terus tergerus akibat lonjakan COGS (Cost of Goods Sold) atau Harga Pokok Penjualan (HPP) yang tidak terkontrol.
Memasuki Era Lean-Service: Teknologi sebagai Tulang Punggung Operasional
Gunawan, Co-Founder dan CEO ESB menyampaikan bahwa di era 2026, profitabilitas bisnis F&B tidak lagi bisa mengandalkan estimasi atau intuisi semata. Ekosistem ESB — yang mencakup aplikasi kasir ESB POS, sistem ERP ESB Core, sistem order online ESB Order, dan asisten AI OLIN — dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang membantu setiap pengusaha kuliner beroperasi lebih efisien, presisi, dan adaptif.