Eceng Gondok Masif di Waduk Saguling, PLN Perkuat Penanganan Darurat – jabarekspres.com

Eceng Gondok Masif di Waduk Saguling, PLN Perkuat Penanganan Darurat – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Masifnya pertumbuhan eceng gondok di Waduk Saguling menjadi ancaman serius bagi operasional PLTA Saguling dan pasokan listrik di Jawa Barat.

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Saguling, Doni Bakar, menjelaskan bahwa eceng gondok yang terus meluas berpotensi mengganggu aliran air menuju turbin, yang menjadi komponen utama dalam proses pembangkitan listrik di PLTA Saguling.

“Waduk Saguling merupakan sumber energi utama bagi PLTA. Jika aliran air terganggu, maka proses pembangkitan listrik juga akan terdampak. Karena itu, kami terus melakukan pembersihan dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga:Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Ungkap Kebocoran PAD hingga Rp200 M, Pemkab Didesak Bentuk PansusKang Eful Dorong Ketahanan Pangan untuk Pemenuhan Gizi Keluarga 

Kondisi tersebut dipicu oleh menurunnya kualitas air waduk akibat pencemaran dari wilayah hulu Sungai Citarum. Kandungan nutrien berlebih mempercepat pertumbuhan eceng gondok hingga menutupi sebagian permukaan waduk.

Dalam satu tahun terakhir, upaya penanganan terus dilakukan. Sekitar 8,5 hektare eceng gondok telah dibersihkan melalui kegiatan rutin yang melibatkan alat berat serta dukungan personel dari Kodim 0609 Cimahi dan Satgas Citarum Harum.

Doni menegaskan, penanganan eceng gondok tidak bisa dilakukan secara parsial dan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

“Ini bukan hanya tugas kami. Perlu sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan. Kami juga berkolaborasi dengan Perum Jasa Tirta II dan program Citarum Harum dalam penanganannya,” katanya.

Selain pembersihan, pemanfaatan eceng gondok juga mulai dikembangkan sebagai solusi berkelanjutan. Tanaman tersebut diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti kerajinan, pupuk organik, hingga pakan ternak.

Ketua Bening Saguling Foundation, Indra, menyebut keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanganan.

“Pendekatan berbasis masyarakat penting. Eceng gondok tidak hanya dibersihkan, tapi juga bisa dimanfaatkan sehingga memberi nilai tambah bagi warga,” ucapnya.

Baca Juga:Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi EnergiKuliah S2 Sambil Kerja, MM UM Bandung Sasar Alumni Aktif dengan Skema Beasiswa

Karena itu, lanjut Doni, PLN Indonesia Power mengingatkan pentingnya perubahan perilaku masyarakat, khususnya terkait kebiasaan membuang sampah ke sungai yang bermuara ke Waduk Saguling.

“Kalau hulu tidak dibenahi, masalah eceng gondok akan terus berulang. Ini tanggung jawab bersama agar lingkungan tetap terjaga dan pasokan listrik tetap andal,” pungkas Doni.

Leave a Comment