Disikat Sampai Kinclong! Wawalkot Cimahi Adhitia Yudhistira Sterilisasi Alun-Alun Jelang Salat Ied – jabarekspres.com

JABAR EKSPRES – Denyut aktivitas di kawasan Alun-Alun Cimahi tak benar-benar padam usai gelaran Bazar Ramadan 2026 ditutup pada Kamis (19/3/2026). Alih-alih lengang, area tersebut justru bertransformasi menjadi ruang kerja bakti besar-besaran yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira.

Sejak Jumat pagi (20/3/2026), pemerintah kota bergerak cepat. Sisa-sisa aktivitas bazar yang menyisakan jejak berupa sampah dan kotoran disapu bersih tanpa kompromi. Targetnya jelas, memastikan kawasan tersebut steril dan layak digunakan sebagai lokasi Salat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Adhitia bahkan tak sekadar memberi instruksi. Ia turun langsung ke lapangan, menyusuri tiap ruas pedestrian, ikut menyikat dan memastikan tak ada sudut yang luput dari pembersihan.

Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis 

“Jadi memang jadwal kemarin kita rutin bahwa H-1 Idulfitri itu kita adain corve (kerja bakti) bersih-bersih kawasan alun-alun karena memang besok shalat Idulfitri 1447 H ini akan dipusatkan di Masjid Agung Kota Cimahi, juga termasuk kawasan alun-alun akan digunakan jemaah untuk shalat,” terangnya saat ditemui di lokasi, Jum’at (20/3/26).

Menurutnya, sisa-sisa aktivitas Bazar Ramadan menjadi perhatian utama yang harus segera ditangani agar tidak mengganggu kekhusyukan ibadah.

“Kemarin ada sisa-sisa sampah bekas apa, bazar Ramadan di sini, kita bersihkan jadi sudah clean and clear bisa digunakan untuk salat Idulfitri besok,” ungkapnya.

Dengan skema tersebut, pelaksanaan Salat Ied dipusatkan di kawasan Masjid Agung dan meluas hingga Alun-Alun, terutama untuk wilayah Kecamatan Cimahi Tengah.

“Iya, Jadi kita siapkan harus bersih,” bebernya.

Di sisi lain, Adhitia juga menyinggung dinamika perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri yang terjadi di tengah masyarakat. Ia menilai situasi tersebut justru menjadi cermin kedewasaan dalam beragama.

“Keluarga besar Muhammadiyah, saudara-saudara yang tergabung dalam organisasi keislaman Muhammadiyah telah melaksanakan salat Idul Fitri nya tadi ya, hari ini, tadi jam 06.30 pagi di Lapang Rajawali dipusatkan di sana,” imbuhnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa perbedaan tersebut tidak menimbulkan gesekan di Kota Cimahi.

Baca Juga:Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di PameungpeukORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

“Yang keren mah tidak ada polemik, tidak ada friksi, kita saling menghargai dan menghormati saudara-saudara kita yang merayakan hari lebarannya berbeda dengan hasil sidang isbat pemerintah,” ujarnya.

Leave a Comment