
JABAR EKSPRES – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Transportasi Pakuan (Transpakuan) Kota Bogor, Rachma Nissa Fadlia resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Rachma disebut telah menjabat sejak tahun 2022 silam. Secara perhitungan, Rachma diharuskan menjabat selama lima tahun hingga tahun 2027, namun ia mengajukan pengunduran diri atas permintaan pribadi dengan alasan keluarga.
Keputusan pengunduran diri itu tertuang dalam surat keputusan (SK) dan terhitung efektif sejak Rabu, 13 April 2026.
Baca Juga:Long Weekend Hari Buruh 2026, 13 Ribu Lebih Kendaraan Serbu Puncak BogorKopi Good Day DBL Camp 2026 Loloskan Top 24 Campers, Unselected Masih Bisa Berebut 6 Kuota Wild Card
“Keputusan ini saya ambil atas pertimbangan dan permintaan keluarga. Ini bukan hal yang mudah, tetapi saya menilai ini adalah langkah terbaik untuk saat ini,” ujar Rachma, Jumat (1/4/2026).
Rachma pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Bogor atas kepercayaan yang telah diberikan selama dirinya menjabat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama masa kepemimpinannya.
“Yang pasti ini pengalaman yang luar biasa. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Bogor atas amanah yang diberikan, dan mohon maaf jika masih banyak kekurangan selama menjabat,” tambahnya.
Rahma berharap, ke depan Perumda Transpakuan dapat terus berkembang dan dipimpin oleh sosok yang lebih baik, terutama dalam mendukung peningkatan layanan dan penataan transportasi publik di Kota Bogor.
“Harapannya Transpakuan ke depan bisa dipimpin oleh seseorang yang lebih baik dan mampu memberikan dampak besar bagi kemajuan perusahaan serta transportasi publik di Kota Bogor,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut murni atas permintaan yang bersangkutan.
“Iya, atas permintaan sendiri. Permohonan sendiri,” katanya.
Adapun untuk mengisi kekosongan jabatan, Pemerintah Kota Bogor menunjuk Eko Prabowo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Transpakuan sementara.
Baca Juga:Dua Mahasiswi Teknik Mesin POLSUB Tembus 10 Besar Lomba Fotografi Nasional! Tanggapi Pernyataan KAI, Dishub Kabupaten Bogor Ungkap 9 Perlintasan KA Tunggu Proses dari Pusat dan Provinsi
Eko Prabowo, yang saat ini juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Setda Kota Bogor, mulai efektif menjalankan tugas sebagai Plt Direktur Utama Perumda Transpakuan sejak Rabu, 6 April 2026. Penunjukan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie Rachim.
Dengan penunjukan ini, operasional Transpakuan diharapkan tetap berjalan normal sambil menunggu penetapan direktur utama definitif.